Kewajiban Notaris dalam Melaksanakan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 9 Tahun 2017 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa bagi Notaris

Qonitah Annur Aziza (2021) Kewajiban Notaris dalam Melaksanakan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 9 Tahun 2017 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa bagi Notaris. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (937kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf

Download (845kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (759kB)
[img] Text (BAB I)
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (866kB)
[img] Text (BAB II)
5. BAB II RATIO LEGIS DIBERLAKUKANNYA PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA NOMOR 9 TAHUN 2017 TENTANG PENERAPAN PRINSIP MENGENALI PENGGUNA JASA BAGINOTARIS.pdf
Restricted to Registered users only until 2 September 2024.

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6. BAB III PERLINDUNGAN HUKUM BAGI NOTARIS APABILATIDAK MELAKSANAKAN KEWAJIBAN MELAPORKANTRANSAKSI KEUANGAN MENCURIGAKAN.pdf
Restricted to Registered users only until 2 September 2024.

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7. BAB IV PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only until 2 September 2024.

Download (751kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (927kB)
[img] Text (KESEDIAAN PUBLIKASI)
9. KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (191kB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Seiring perkembangan zaman Notaris dijadikan sebagai wadah untuk menutupi kejahatan korupsi yang dilakukan oleh para pelaku yang kebanyakan menduduki jabatan penting di pemerintahan Indonesia. Notaris sebagai jabatan kepercayaan dalam menjalankan jabatannya memiliki kewajiban untuk merahasiakan akta yang telah diatur dalam Kode Etik dan Pasal 4 UUJN-P jo. Pasal 16 ayat (1) huruf f UUJN-P. Dalam rangka membantu pemerintah untuk mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang maka Notaris ditunjuk sebagai salah satu Pihak Pelapor yang wajib menerapkan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa yang secara khusus diatur dalam Permenkumham 9 Tahun 2017. Pembentukan Permenkumham 9 Tahun 2017 haruslah sesuai dengan hierarki peraturan perundang-undangan dan teori tujuan hukum. Perlunya pula perlindungan hukum bagi Notaris sebagai jabatan yang ditunjuk pemerintah dan Pihak Pelapor agar terhindar dari jerat hukum yang merugikan Notaris. Penulisan tesis ini menggunakan tipe penelitian normatif dengan mengkaji perundang-undangan dan peraturan yang berlaku juga kajian teoritis dari literaturyang ada. Penelitian ini bertitik tolak terhadap analisis peraturan perundangan terkait rasio legis Permenkumham 9 Tahun 2017 dan perlindungan hukum bagi Notaris. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Semua bahan-bahan hukum yang telah dikumpulkan dan diinventarisasi tersebut kemudian akan diolah dan dikaji secara mendalam. Hasil dari penelitian ini adalah diberlakukannya Permenkumham 9 Tahun 2017 memiliki tujuan demi kepentingan negara bukan individu dan juga perlindungan Notaris sebagai jabatan diatur dalam Pasal 50 KUHP dan sebagai Pihak pelapor dilindungi dengan Pasal 28 dan Pasal 29 UU PPTPPU.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK.99-21 Azi k
Uncontrolled Keywords: Pihak Pelapor, Prinsip Mengenali Pengguna Jasa, Perlindungan Hukum
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K115-130 The legal profession
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsNIM
Qonitah Annur AzizaNIM. 031914253022
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorNurwahjuni, -NIDN0030106003
Thesis advisorIndrawati, -NIDN0020057706
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 02 Sep 2021 05:35
Last Modified: 02 Sep 2021 05:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/109967
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item