Legalitas Mass Rapid Transit (MRT) Sebagai Alat Transportasi Ditinjau Dari Perspektif Hukum Pengangkutan Di Indonesia

Inez Nurina Adzani, '- (2021) Legalitas Mass Rapid Transit (MRT) Sebagai Alat Transportasi Ditinjau Dari Perspektif Hukum Pengangkutan Di Indonesia. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN DEPAN)
1 HALAMAN DEPAN.pdf

Download (346kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2 ABSTRAK.pdf

Download (51kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
3 DAFTAR ISI.pdf

Download (141kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
4 BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (158kB)
[img] Text (BAB II)
5 BAB II KETIDAKSEMPURNAAN PENGATURAN TENTANG MASS RAPID TRANSIT SEBAGAI MODA TRANSPORTASI UMUM DI INDONESIA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (256kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6 BAB III AKIBAT HUKUM KETIDAKSEMPURNAAN PENGATURAN TERHADAP PENYELENGGARAAN MRT JAKARTA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (138kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7 BAB IV PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (53kB) | Request a copy
[img] Text (BAHAN BACAAN)
8 BAHAN BACAAN.pdf

Download (128kB)
[img] Text (KESEDIAAN PUBLIKASI)
KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (36kB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Pengangkutan adalah suatu tindakan perpindahan barang dari suatu tempat ke tempat lainnya yang memiliki fungsi utama untuk meningkatkan daya guna dan nilai barang. Meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia mengakibatkan timbulnya permasalahan kemacetan lalu lintas. Untuk memecahkan permasalahan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Mass Rapid Transit (MRT). Penyelenggaraan MRT Jakarta masih belum didukung dengan regulasi yang matang, peraturan perundang-undangan yang ada belum mampu untuk mengakomodir seluruh aspek yang ada dalam penyelenggaraannya. Hal tersebut mengakibatkan kepastian dan perlindungan hukum bagi penyelenggara dan pengguna belum secara tegas diatur. Untuk membahas permasalahan tersebut, penulis akan menganalisa ketidaksempurnaan pengaturan tentang Mass Rapid Transit sebagai moda transportasi umum dan akibat hukum dari ketidaksempurnaan pengaturan terhadap penyelenggaraan MRT Jakarta. Penelitian hukum yang digunakan dalam tulisan ini ialah statute approach, conceptual approach, dan comparative approach. Bahan hukum yang diperoleh akan dianalisis dengan metode analisis normative yaitu penulis hanya akan menganalisis hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Dari analisa bahan hukum, MRT merupakan suatu moda transportasi perkeretaapian yang dalam penyelenggaraannya berpacu pada UUKA No. 23/2007. Namun dikarenakan UUKA No. 23/2007 bukanlah Undang-Undang yang dibuat secara khusus untuk mengatur mengenai MRT, maka masih terdapat beberapa aspek yang belum diatur di dalamnya. Akibat hukum dari ketidaksempurnaan pengaturan tersebut ialah sulit dalam memberikan kepastian hukum dalam hal terjadi kecelakaan dalam penyelenggaraaan MRT Jakarta.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH.213/21 Adz l
Uncontrolled Keywords: MRT Jakarta, UUKA, kekosongan hukum, perkeretaapian
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3840-4375 Regulation of industry, trade, and commerce. Occupational law > K4011-4343 Transportation and communication
Divisions: 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Inez Nurina Adzani, '-NIM031811133028
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorZahry Vandawati Chumaida, '-NIDN0003047302
Depositing User: Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M.
Date Deposited: 18 Oct 2021 07:32
Last Modified: 18 Oct 2021 07:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/111435
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item