Vina Putri Salim, - (2021) Keabsahan Lelang Non Eksekusi Sukarela Secara Online Tanpa Pejabat Lelang. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (671kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf Download (747kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf Download (704kB) |
|
|
Text (PENDAHULUAN)
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (720kB) |
|
|
Text (KEABSAHAN LELANG NON EKSEKUSI)
5. BAB II KEABSAHAN LELANG NON EKSEKUSI.pdf Restricted to Registered users only until 21 October 2024. Download (764kB) | Request a copy |
|
|
Text (PERLINDUNGAN HUKUM PARA PIHAK)
6. BAB III PERLINDUNGAN HUKUM PARA PIHAK.pdf Restricted to Registered users only until 21 October 2024. Download (760kB) | Request a copy |
|
|
Text (PENUTUP)
7. BAB IV PENUTUP.pdf Restricted to Registered users only until 21 October 2024. Download (601kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (611kB) |
Abstract
Seiring dengan majunya perkembangan zaman dan teknologi, pelaksanaan lelang juga ikut berkembang dari cara yang konvensional menjadi berbasis internet (online). Pelaksanaan lelang secara online menjadikan semuanya menjadi praktis, efektif dan efisien bagi para pihak yang ingin mengikuti lelang. Lelang pada dasarnya mengadopsi karakteristik dari perjanjian jual beli (1457 BW), sehingga unsur essensial harga dan barang juga merupakan unsur penting. Perbedaannya, pada lelang mengharuskan kehadiran Pejabat Lelang, terutama untuk jenis lelang eksekusi dan lelang non eksekusi wajib. Lelang memiliki peraturan khusus (Lex Specialis) yaitu Vendu Reglement dan Vendu Instructie sebagai peraturan lelang yang masih berlaku hingga saat ini. Selain itu pelaksanaan lelang juga diatur dalam PMK 213/PMK.06/2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang. Pelaksanaan lelang secara elektronik (online) dilakukan melalui Platform e-Marketplace Auction yang berupa aplikasi lelang ataupun situs lelang. Pelaksanaan lelang secara online melalui platform e-marketplace auction tersebut umumnya dilakukan tanpa pejabat lelang, contohnya seperti lelang di eBay, sehingga dalam penelitian ini, sasaran penulis adalah untuk mengetahui keabsahan lelang non eksekusi sukarela yang dilakukan secara online tanpa pejabat lelang dan bagaimana perlindungan bagi para pihak yang mengalami kerugian akibat wanprestasi.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 TMK 103 21 Sal k | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Lelang Online, Wanprestasi, Pejabat Lelang | |||||||||
| Subjects: | K Law K Law > KZ Law of Nations |
|||||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 20 Oct 2021 21:47 | |||||||||
| Last Modified: | 20 Oct 2021 21:47 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/111461 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


