Hak Negara Anggota Uni Eropa Dalam Menutup Perbatasan Dalam Mencegah Pandemi Covid-19

Faizin Achmad Sumhudi, '- (2021) Hak Negara Anggota Uni Eropa Dalam Menutup Perbatasan Dalam Mencegah Pandemi Covid-19. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMANAN DEPAN)
1 HALAMAN DEPAN.pdf

Download (692kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2 ABSTRAK.pdf

Download (396kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
3 DAFTAR ISI.pdf

Download (510kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
4 BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (506kB)
[img] Text (BAB II)
5 BAB II KEDAULATAN NEGARA ANGGOTA ORGANISASI SUPRANASIONALUNI EROPA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (540kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (601kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7 BAB IV PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (464kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (343kB)
[img] Text (KESEDIAAN PUBLIKASI)
KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (326kB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai keabsahan penutupan perbatasan oleh Spanyol terhadap Portugal selaku negara anggota Uni Eropa dalam menghadapi Pandemi Covid-19. Sehingga dalam penelitian ini penulis mengangkat rumusan masalah apa keterkaitan antara kedaulatan negara anggota Uni Eropa dengan Uni Eropa yang merupakan Organisasi Internasional bercorak Supranasional serta apa landasan hukum penutupan perbatasan oleh Spanyol selaku negara anggota Uni Eropa dalam mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan statuta (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Terhadap penelitian ini, diperoleh kesimpulan bahwa pada hakikatnya negara anggota Uni Eropa adalah negara-negara yang tetap berdaulat. Namun, dikarenakan adanya urusan negara yang telah diserahkan untuk diatur oleh Uni Eropa selaku organisasi yang mengikat atas dasar penandatanganan perjanjian internasional, maka negara anggota Uni Eropa dituntut komitmennya untuk menaati apa yang telah mereka ratifikasi demi kepastian hukum di antara negara anggota. Penutupan perbatasan yang dilakukan oleh Spanyol pada dasarnya merupakan tindakan yang berlawanan dengan Traktat Pembentukan Uni Eropa yang menghendaki terbukanya perbatasan, akan tetapi pandemi Covid-19 adalah sebuah keadaan mendesak yang memaksa Spanyol harus menutup perbatasannya dengan Portugal demi kesehatan dan keselamatan warga negaranya. Maka penutupan perbatasan yang dilakukan oleh Spanyol merupakan tindakan yang dapat dibenarkan karena memiliki dasar hukum yang kuat, yaitu Artikel 43 Konstitusi Spanyol dan Artikel 4 Konvensi Internasional mengenai Hak Sipil dan Politik (ICCPR).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH.221/21 Sum h
Uncontrolled Keywords: Kedaulatan, Uni Eropa, Supranasionalisme, Covid-19
Subjects: K Law > KF United States Federal Law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Faizin Achmad Sumhudi, '-NIM031711133233
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorKoesrianti, '-NIDN0008096201
Depositing User: Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M.
Date Deposited: 21 Oct 2021 01:46
Last Modified: 21 Oct 2021 01:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/111503
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item