Meirina Nur Asih, '- (2021) Determinan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) Di Indonesia Analisis Data Sekunder Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS Phase VII Tahun 2017). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN DEPAN)
1 HALAMAN DEPAN.pdf Download (447kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2 ABSTRAK.pdf Download (131kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3 Daftar Isi.pdf Download (156kB) |
|
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
4 BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (155kB) |
|
|
Text (BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA)
5 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Download (299kB) |
|
|
Text (BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL)
6 BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN.pdf Download (139kB) |
|
|
Text (BAB 4 METODE PENELITIAN)
7 BAB 4 METODE PENELITIAN.pdf Download (195kB) |
|
|
Text (BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN)
8 BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Download (335kB) |
|
|
Text (BAB 6 SIMPULAN DAN SARAN)
9 BAB 6 SIMPULAN DAN SARAN.pdf Download (139kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (207kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
11 Lampiran.pdf Download (855kB) |
|
|
Text (KESEDIAAN PUBLIKASI)
KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (238kB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) menjadi salah satu indikator dalam menentukan ekspektasi hidup bayi dan risiko kerentanan terhadap penyakit selama hidupnya kedepan. Tingginya angka kejadian BBLR pada suatu negara juga dapat merefleksikan tingginya angka kematian bayi pada negara tersebut, khususnya angka kematian neonatal. Selain itu, BBLR dapat meningkatkan risiko infeksi, kekurangan gizi, kecacatan, serta ketidakseimbangan pertumbuhan dan perkembangan kognitif pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kejadian BBLR di Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan data dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2017 dengan desain analitik cross-sectional. Sebanyak 9.429 responden yang memenuhi kriteria inklusi diwawancarai. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner wanita usia subur (WUS) dan rumah tangga milik SDKI 2017. Data dianalisis dengan uji chi-square dan binary logistic regression mengunakan aplikasi STATA versi 14.2. Hasil: Prevalensi kejadian BBLR di Indonesia adalah 6,87%. Riwayat paritas responden [AOR=0,75, 95% CI=0,63-0,91], riwayat melahirkan sesar responden [AOR=1,77, 95% CI=1,44-2,17], dan indeks kekayaan keluarga [AOR=0,65, 95% CI=0,48-0,90] terbukti signifikan berhubungan dengan kejadian BBLR di Indonesia. Kesimpulan: Kejadian BBLR di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor, dimana riwayat melahirkan sesar menjadi faktor dominan determinan pada penelitian ini. Rekomendasi berdasarkan hasil temuan adalah peningkatan program dan layanan kesehatan yang sudah ada terkait dengan proses pemeliharaan kandungan oleh ibu selama kehamilan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK FKP.N.125/21 ASI D | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Berat Bayi Lahir Rendah, Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI), teori sosio-ekologi | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA1-418.5 Medicine and the state > RA407-409.5 Health status indicators. Medical statistics and surveys | |||||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M. | |||||||||
| Date Deposited: | 01 Nov 2021 04:44 | |||||||||
| Last Modified: | 01 Nov 2021 04:44 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/111962 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


