Determinan Kejadian Diare Pada Anak Usia 6-23 Bulan Di Indonesia Analisis Data Sekunder Demographic Health Survey (DHS) 2017

Lathifath’ul Rahayuningrum, '- (2021) Determinan Kejadian Diare Pada Anak Usia 6-23 Bulan Di Indonesia Analisis Data Sekunder Demographic Health Survey (DHS) 2017. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN DEPAN)
1 HALAMAN DEPAN.pdf

Download (781kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2 ABSTRAK.pdf

Download (242kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
3 DAFTAR ISI.pdf

Download (269kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
4 BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (189kB)
[img] Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf

Download (361kB)
[img] Text (BAB III KERANGKA KONSEPTUAL)
6 BAB III KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS.pdf

Download (184kB)
[img] Text (BAB IV METODE PENELITIAN)
7 BAB IV METODE PENELITIAN.pdf

Download (245kB)
[img] Text (BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN)
8 BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf

Download (314kB)
[img] Text (BAB VI SIMPULAN DAN SARAN)
9 BAB VI SIMPULAN DAN SARAN.pdf

Download (177kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (204kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
11 LAMPIRAN .pdf

Download (565kB)
[img] Text (EMBARGO)
EMBARGO.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (224kB) | Request a copy
[img] Text (KESEDIAAN PUBLIKASI)
KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (147kB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Diare pada anak usia 6-23 bulan masih menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia karena menjadi penyebab utama kematian balita di Indonesia dengan angka kesakitan dan kematian masih sangat tinggi. Meski demikian, penelitian mengenai faktor yang mempengaruhi kejadian diare pada anak usia 6-23 bulan masih jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kejadian diare pada anak usia 6-23 bulan di Indonesia. Metode: Desain penelitian ini adalah analitik-cross sectional dengan menggunakan data dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017. Sebanyak 1284 ibu yang memiliki anak berusia 6-23 bulan dan tinggal bersama terpilih untuk menjadi responden. Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner wanita usia subur milik SDKI 2017. Determinan kejadian diare dianalisis dengan Uji Chi-Square dan Multivariate Logistic Regression mengunakan aplikasi STATA versi 16. Hasil: Prevalensi kejadian diare pada anak usia 6-23 bulan pada 2 minggu sebelum survei dilakukan adalah 20.33%. tidak mendapatkan ASI eksklusif [AOR=1.50; 95% CI=1.07-2.10], Sumber air minum [AOR=2.27; 95% CI=1.41-3.65], fasilitas kakus yang tidak layak yang tidak layak [AOR=1.40; 95% CI= 1.14-1.72], tidak mendapatkan imunisasi campak [AOR=1.40; 95% CI=0.99-1.98], dan pembuangan tinja yang tidak aman [AOR=1.67; 95% CI= 1.22-2.28] terbukti signifikan berhubungan dengan kejadian diare pada anak usia 6-23 bulan di Indonesia. Kesimpulan: Diare pada anak usia 6-23 bulan di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor, dimana sumber air minum menjadi faktor dominan pada kejadian diare. Penelitian ini merekomendasikan pendidikan kesehatan mengenai pencegahan diare, seperti pemberian pola hidup bersih dan sehat yang perlu dioptimalkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKP.N.126/21 RAH D
Uncontrolled Keywords: determinan, diare, anak, Survei Demografi dan Kesehatan (SDK)
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan
Creators:
CreatorsNIM
Lathifath’ul Rahayuningrum, '-NIM131711133055
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorKusnanto, '-NIDN0029086803
Thesis advisorAndri Setiya Wahyudi, '-NIDN0019068203
Depositing User: Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M.
Date Deposited: 01 Nov 2021 05:34
Last Modified: 01 Nov 2021 05:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/111968
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item