Suharjono (2017) Kajian Polifarmasi Dari Aspek Interaksi, Efektivitas Dan Keamanan Obat. [Pidato Guru Besar] (Unpublished)
|
Text
KKC KK PG.07-22 Suh k.pdf Download (27MB) |
Abstract
Penggunaan obat-obatan pada saat bersamaan sering disebut polifarmasi, polifarmakoterapi, polyprescription, polymedication, polypill, superpill. multimedication. multiprescription. Definisi dari WHO (World Health Organization) adalah penggunaan obat bersamaan paling sedikit 5 mac am obat yang berbeda kandungan zat aktifnya. Polifarmasi bisa dikehendaki dokter penulis resep agar mendapatkan efek sinergisme, aditif, atau untuk mengurangi atau mencegah efek samping dari salah satu obat yang digunakan pasien. Namun dibalik dari peresepan polifarmasi yang tidak bijak akan menyebabkan kerugian bagi keselamatan pasien dengan munculnya efek samping akibat terjadinya interaksi obat (Anonim, 2017)
| Item Type: | Pidato Guru Besar | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK PG.07/22 Suh k | ||||
| Uncontrolled Keywords: | Kajian Polifarmasi Dari Aspek Interaksi, Efektivitas Dan Keamanan Obat | ||||
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica | ||||
| Divisions: | Pidato Guru Besar > 05. Fakultas Farmasi | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Dwi Marina | ||||
| Date Deposited: | 19 Apr 2022 06:13 | ||||
| Last Modified: | 22 Apr 2025 01:36 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/115571 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


