Menggali, Mengambil dan Mengangkat Mayat dalam Kasus Sumanto Ditinjau dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

RETNI NATALIA BYA, - (2003) Menggali, Mengambil dan Mengangkat Mayat dalam Kasus Sumanto Ditinjau dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (98kB)
[img] Text (FULLTEXT)
26. REDNI NATALIA BYA_compressed.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Tindakan yang menggali, mengambil dan mengangkat mayat yang kemudian memakan sebagian daging dari mayat tersebut dapat dikualifikasikan telah melakukan perbuatan pidana sebagaimana Pasal 179 juncto Pasal 180, karena yang mengambil, dan mengangkat diawali dengan menggall yang berarti merusak dan menghancurkan makam, sehingga keseIuruhan unsur Pasal 179 juncto Pasal 180 KUHP telah terpenuhi. Sumanto menurut hasil pemeriksaan medis dinyatakan sehat fisik dan psykhis, sehingga mampu bertanggungjawab terhadap tindakan perbuatan pidana penggalian, pengambilan dan pengangkatan mayat dan perusakan makam. Oleh karena telah memenuhi rumusan kedua pasal tersebut di atas, yang antara Pasal 179 dan 180 KUHP terdapat hubungan yang mirip, maka yang terjadi adalah sebagai suatu perbuatan pidana perberengan sebagaimana Pasal 63 juncto Pasal 65 KUHP, yang akan diterapkan sanksi pidana yang terberat, yaitu pidana maksimum 1 tahun 4 bulan ditambah 1/ 3.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kasus Sumanto, UU Hukum Pidana
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
RETNI NATALIA BYA, -NIM039914882
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorToetik Rahayuningsih, S.H., M.Hum., -NIDN0010046504
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 30 Jan 2025 04:26
Last Modified: 30 Jan 2025 04:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/135345
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item