Ister Angelia, -
(2005)
Penyelesaian Pembiayaan Musyarakah Bermasalah Pada Bank Syariah.
Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLAGGA.
Abstract
Di setiap negara lembaga perbankan merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh setiap negara. Karena hal ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian negara. Selain untuk menyimpan dana masyarakat, Bank juga berperan dalam pembangunlJil negara. Dana pinjaman tersebut digunakan nasabah untuk mengembangkan usahanya, sehingga memberikan nilai tambah dalam kegiatan perekonornian di suatu negara. Saat ini di Indonesia, lembaga perbankan yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah begitu menjamur. Bahkan banyak Bank Konvensional yang membuka cabang khusus untuk melakukan kegiatan berdasarkan prinsip syariah. Peluang beroperasinya Bank Islam di !Q.donesia semakin jelas, dengan lahimya Undang-Undang No. 10 Tahun 199~ tentang perubahan atas Undang-Undang No. 7 Tahun 1992. Peluang secara yuridis semakin luas, dengan dibukanya kesempatan bagi bank-bank Konvensional, khususnya Bank Umum untuk melakukan kegiatan berdasarkan prinsip syariah, asalkan membuka cabang khusus untuk melakukan kegiatan tersebut.1 Hal tersebut disebabkan adanya ketentuan dalam Peraturan Pemerintah No. 72 Tahun 1992 tentang bank berdasarkan prinsip bagi basil, dan dalam Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No. 32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang Bank Umum berdasarkan Syariah dan No. 32/36/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang Bank Perkreditan Rakyat berdasarkan prinsip Syariah. Bank Syariah di Indonesia mendapat sambutan dari penduduk Indonesia, hal ini dikarenakan 99 % penduduk Indonesia beragama Islam.
Actions (login required)
 |
View Item |