SETYA INDAH HIKMAWATI (2025) HUBUNGAN MASALAH MENTAL EMOSIONAL DENGAN TINGKAT KUALITAS HIDUP PADA ANAK REMAJA JALANAN SELAMA PANDEMI COVID-19. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (FULLTEXT)
SETYA INDAH HIKMAWATI 20250121_14273877.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Anak jalanan merupakan kelompok yang rentan dan memiliki risiko lebih besar untuk mengembangkan masalah dan gangguan kesehatan mental dibandingkan dengan kelompok anak lainnya. Ditambah lagi dengan adanya pandemi COVID-19 memberikan efek yang mendalam pada kecemasan, kesusahan, dan ketakutan karena salah satunya dilakukan pembatasan dalam bersosialisasi dan berinteraksi. Faktor yang mempengaruhi kualitas hidup seseorang adalah kesehatan psikososial yaitu kondisi mental dan emosional. Sementara dampak kualitas hidup yang buruk dapat membuat seseorang kehilangan antusiasme pada masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan masalah mental emosional dengan tingkat kualitas hidup pada anak remaja jalanan selama pandemi COVID-19. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan crosssectional. Terdapat responden sebanyak l 0 l anak jalanan yang terdiri dari 17 anak dari UPTD Kampung Anak Negeri dan 84 anak dari Sanggar Alang-Alang. Penetapan responden menggunakan teknik cluster random sampling. Variabel independen adalah kondisi masalah mental emosional dan variabel dependen adalah tingkat kualitas hidup. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji spearman 's rho dengan tingkat signifikansi p<0,05. Instrumen yang digunakan adalah Strength and Difficulties Questionaire (SDQ) dan World Health Organization Quality of Life BREF (WHOQOL BREF). Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara masalah mental emosional dengan tingkat kualitas hidup (p=O,OOO, r=0,818). Kesimpulan: Masalah mental emosional memiliki hubungan dengan tingkat kualitas hidup pada anak remaja jalanan di rumah singgah dan sanggar dengan arah negatif dimana semakin tinggi skor pada penilaian masalah mental emosional maka akan semakin rendah tingkat kualitas hidup anak remaja jalanan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mental Emosional, Tingkat Kualitas Hidup, Remaja, Anak Jalanan, COVID-19 | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA648.5-767 Epidemics. Epidemiology. Quarantine. Disinfection R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA790-790.95 Mental health. Mental illness prevention |
|||||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Mar 2025 02:10 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Mar 2025 02:10 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/136703 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


