MARCHIENDA WERDANY, -
(2002)
PENERAPAN KONVENSI JENEWA 1949 TERHADAP TAHANAN TALIBAN DAN AL-QAIDAH DI GUANTANAMO OLEH AMERIKA SERIKAT.
Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
Abstract
1. Tahanan Taliban dan AI Qadah yang ditahan oleh Amerika Serikat di kamp Guanatanamo , bila dipandang secara yuridis dari sudut pandang hukum intemasional, berstatus Tawanan Perang. Dengan status sebagai tawanan perang itu maka terhadap diri masing - masing tawanan peran Taliban dan AI Qaidah melekat perlindungan - perlindungan yang sesuai
dengan ketentuan - ketentuan dalam Konvensi Jenewa II1 tahun 1949. Dan Amerika Serikat sebagai negara penahan harus menerapkan ketentuan - ketentuan Konvensi III selama masa penahanan mereka di kamp Guantanamo dan ketika mereka diadili nantinya.
2. Rencana Amerika Serikat tmtuk mengadili para tawanan perang Taliban dan AI Qaidah melalui sistem pengadilan US. court martial dan US. civilian courts, bertentangan dengan prinsip umum yang berlaku dalam ketentuan mengenai tawanan perang. Karena menurut ketentuan dalam Konvensi III, seorang tawanan perang hanya dapat diajukan ke suatu Pengadilan Militer apabila mereka diduga kuat secara terbukti telah
melakukan suatu pelanggaran berat. Apabila tidak terbukti maka menurut ketentuan dalaM Konvensi III mereka harus segera dibebaskan dan dipulangkan setelah permusuhan berakhir.
Actions (login required)
 |
View Item |