Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol 70% Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L.) Terhadap Aktivitas Komplemen Pada Tikus

Erny Setyowati, - (2004) Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol 70% Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L.) Terhadap Aktivitas Komplemen Pada Tikus. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (Fulltext)
050012296.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Jambu biji (Psidium guajava L) merupakan salah satu tanaman yang telah banyak digunakan oleh masyarakat secara tradisional untuk pengobatan berbagai macam penyakit, antara lain diare, sariawan, keputihan dan luka berdarah (Wijayakusuma, 1994). Buah jambu biji juga digunakan oleh masyarakat untuk pengobatan penyakit demam berdarah, karena telah banyak pengalaman yang membuktikan bahwa pasien sembuh setelah makan buah jambu biji (Anonim, 2003a). Karena buah jambu biji dapat digunakan untuk pengobatan demam berdarah, diharapkan daunnya juga memiliki khasiat yang sama. Selain itu, hasil studi klinis yang dilakukan oleh Harijono Achmad menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu biji dapat mengatasi demam berdarah dengan meningkatkan jumlah trombosit pada pasien secara efektif (Achmad, 2001). Namun, belum diketahui senyawa yang berkhasiat dan mekanisme lain dari penyembuhan demam berdarah tersebut. Demam berdarah merupakan masalah kesehatan yang besar di Indonesia (Wuryadi, 1990). Pada pasien demam berdarah selalu ditemukan adanya peningkatan aktivitas komplemen (WHO, 1999). Aktivasi sistem komplemen ini dapat terjadi karena virus dengue yang masuk ke dalam tubuh penderita dianggap sebagai antigen yang akan membentuk kompleks dengan antibodi, yang disebut kompleks imun. Selanjutnya kompleks imun tersebut akan mengaktivasi sistem komplemen dan menghasilkan anafilatoksin C3a dan C5a yang merupakan mediator kuat peningkatan permeabilitas pembuluh darah. Meningkatnya permeabilitas pembuluh darah akan menyebabkan kebocoran plasma yang bisa menyebabkan syok bahkan kematian. Aktivitas komplemen yang meningkat secara berlebihan ini sangat berbahaya bagi kondisi pasien. Sampai saat ini belum ditemukan obat untuk penyakit demam berdarah dan belum diketahui mekanisme lain penyembuhan demam berdarah oleh ekstrak daun jambu biji tersebut. Karena aktivitas komplemen pada pasien demam berdarah selalu meningkat (WHO, 1999), maka ekstrak daun jambu biji yang telah digunakan untuk pengobatan demam berdarah diharapkan mampu menurunkan aktivitas komplemen yang selalu meningkat tersebut. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang aktivitas ekstrak daun jambu biji terhadap sistem komplemen. Pada penelitian untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol 70% daun jambu biji terhadap aktivitas komplemen pada tikus ini, digunakan kuersetin sebagai senyawa marker, karena diduga senyawa ini memiliki aktivitas anti komplemen. Penelitian yang telah dilakukan oleh Kanyanga Cimanga menunjukkan bahwa fraksi etil asetat dari daun Morinda morindoides, yang diketahui mengandung kuersetin, kuersitrin, dan rutin menunjukkan aktivitas anti komplemen secara in vitro (Cimanga, 1995). Ekstrak etanol 70% daun jambu biji, yang diperoleh dari proses maserasi-perkolasi, digunakan sebagai bahan uji dalam penelitian ini. Ekstrak tersebut terlebih dahulu diuji kualitatif dengan menggunakan metode KLT-Densitometr

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: The 70% ethanol extract of guava (Psidium guajava L.) leaves, total hemolytic complement assay, complement activity
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Creators:
CreatorsNIM
Erny Setyowati, -NIM050012296
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorNoor Cholies Zaini, -NIP130355372
Thesis advisorRakhmawati, -NIP131570351
Depositing User: Nurma Harumiaty
Date Deposited: 12 Mar 2025 04:50
Last Modified: 12 Mar 2025 04:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/136802
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item