Bagoes Lanang (2004) Validasi Metode KLT-Densitometri Untuk Analisis Residu Furazolidon Dalam Udang. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (ABSTRAK)
059912169 ABSTRAK.pdf Download (662kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
059912169 FULL TEXT.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penggunaan furazolidon untuk pencegahan infeksi dan pengobatan pada udang dapat meninggalkan residu dalam udang. Furazolidon digunakan oleh peternak di banyak negara. Furazolidon juga digunakan oleh peternak udang di Indonesia, antara lain di Panti Benih Gondol (Bali) dan panti benih lainnya di Jawa Timur. Udang yang mengandung residu furazolidon dapat membahayakan kesehatan konsumen. Oleh karena itu, negara-negara importir udang, antara lain negara-negara Uni Eropa dan Amerika Serikat melakukan pengawasan ketat terhadap produk udang tersebut. Negara-negara importir udang tidak mau menerima produk udang yang mengandung residu antibiotika, temasuk furazolidon. Beberapa metode telah digunakan dan dikembangkan untuk mendeteksi residu furazolidon dalam udang. Metode itu antara lain KLT-Densitometri, HPLC dan HPLC/MS. Pada penelitian ini digunakan metode KLT-Densitometri karena penelitian mengenai analisis residu furazolidon dalam udang dengan metode KLT-Densitometri belum pernah dilakukan. Teknik kromatografi dengan KLT lebih mudah dilakukan dan biaya lebih murah daripada HPLC. Selain itu, metode ini merupakan metode standar yang banyak digunakan di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh Departemen Kelautan dan Perikanan, eksportir dan importir udang serta pihak-pihak lain yang terkait untuk menganalisis residu furazolidon dalam udang dengan metode yang tervalidasi. Pada penelitian ini dilakukan validasi metode KLT-Densitometri untuk mendapatkan metode analisis yang reliabel (dapat dipercaya) dan mendekati kebenaran. Validasi metode tersebut meliputi spesifisitas, linieritas, homogenitas, batas deteksi, batas kuantitasi, akurasi dan presisi. Pengujian spesifisitas menetapkan silika gel GF 254 sebagai fase diam, kloroform-asetonitril (3:1) sebagai fase gerak dan panjang gelombang maksimum furazolidon adalah 360 nm. Pengujian linieritas menghasilkan persamaan garis Y=27,51X+0,23 dengan r=0,9991 dan Vxo=1.90%. Pengujian homogenitas menghasilkan harga PW=4,6522. Harga batas deteksi dan batas kuantitasi adalah 1,34 ng dan 4,48 ng. Ekstraksi furazolidon dalam sampel udang menggunakan pelarut aseton-aquadest (9:1). Harga persen rekoveri rata-rata dan presisi adalah 69,68% dan 20,58%. Persyaratan harga persen rekoveri untuk analisis residu dalam produk hasil pertanian, makanan dan pakan ternak yang dipublikasikan oleh US EPA (United States Environmental Protection Agency) sebesar 70%-120%. Sedangkan persyaratan presisi yang dipublikasikan oleh US EPA untuk analisis residu dalam produk hasil pertanian, makanan dan pakan ternak sebesar 20%. Metode ini dapat digunakan untuk analisis kualitatif residu furazolidon dalam sampel udang basah dengan kadar 0,282 ppm atau lebih besar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | furazolidon | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica | ||||||
| Divisions: | 05. Fakultas Farmasi > S1 Farmasi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Andri Yanti | ||||||
| Date Deposited: | 18 Mar 2025 06:20 | ||||||
| Last Modified: | 18 Mar 2025 06:20 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/136834 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


