PRAMUDYA ANANTA YUDHA, 031111016 (2014) SERTIFIKAT PENDIDIK DALAM KREDIT BANK DITINJAU DARI HUKUM JAMINAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
1. Sampul.pdf Download (916kB) | Preview |
|
|
Text
2. Halaman Pengesahan.pdf Download (617kB) | Preview |
|
|
Text
3. Panitia Penguji Skripsi.pdf Download (616kB) | Preview |
|
|
Text
4. Motto.pdf Download (595kB) | Preview |
|
|
Text
5. Kata Pengantar.pdf Download (655kB) | Preview |
|
|
Text
6. Abstract.pdf Download (635kB) | Preview |
|
|
Text
7. Abstrak.pdf Download (635kB) | Preview |
|
|
Text
8. Daftar Isi.pdf Download (618kB) | Preview |
|
|
Text
9. Bab 1.pdf Download (687kB) | Preview |
|
|
Text
10. Bab 2.pdf Download (713kB) | Preview |
|
|
Text
11. Bab 3.pdf Download (731kB) | Preview |
|
|
Text
12. Bab 4.pdf Download (653kB) | Preview |
|
|
Text
13. Daftar Pustaka.pdf Download (648kB) | Preview |
Abstract
Kredit adalah salah satu kegiatan usaha pokok bagi bank, kaitannya juga dengan tugas dan fungsi bank sebagai lembaga intermediary atau lembaga yang berfungsi untuk menghimpun dan menyalurkan dana kepada masyarakat. Pendapatan bunga yang didapat bank dari pencairan kredit memang sangat berpengaruh pada profitabilitas bank, sehingga seringkali bank hanya mempertimbangkan dari segi keuntungan, tetapi kurang menerapkan asas kehatihatian sebelum mencairkan kredit, terutama berkaitan dengan objek benda yang dijaminkan. Objek jaminan berperan sangat penting dalam pencairan kredit karena objek jaminan akan berfungsi sebagai pelunasan utang debitor bilamana debitor wanprestasi. Sehingga syarat mutlak yang harus dipenuhi untuk benda yang dijadikan objek jaminan adalah mempunyai sifat liquid dan transferability. Dalam penilitian ini, metode pendekatan yang digunakan adalah dengan menggunakan metode pendekatan perundang-undangan serta pendeketan konseptual. Penelitian ini mengkaji tentang karakteristik sertifikat pendidik ditinjau dari hukum jaminan. Pada rumusan masalah kedua akan membahas perihal perlindungan hukum bagi bank bilamana debitor diberhentikan statusnya sebagai tenaga pendidik profesional. Hal tersebut berkaitan dengan keberlakuan sertifikat pendidik setelah tenaga pendidik diberhentikan dari status tenaga pendidik profesional dan bagaimana kedudukannya sebagai objek jaminan. Dapat disimpulkan bahwa sertifikat pendidik tidak memenuhi syarat sebagai objek jaminan, karena sertifikat pendidik tidak mempunyai nilai ekonomis dan tidak dapat dipindahtangankan. Sertifikat pendidik hanyalah bukti bahwa seseorang mempunyai hak yang dapat dijadikan sebagai sumber pembayaran. Hal yang terpenting, sebelum merealisasikan kredit bank mempunyai langkah preventif untuk menganalisa lebih jauh tentang profil debitor. Selain dengan melakukan analisis, bank dapat melakukan proteksi pada kualitas pembayaran atau mengalihkan risiko akan terjadinya kredit macet pada asuransi kredit. Bank juga dapat melakukan upaya restrukturisasi kredit jika kualitas kredit dari seorang debitor dikategorikan buruk atau bahkan berpotensi kredit macet. Kedua hal tersebut diharapakan tidak mengganggu likuiditas bank dan tidak mempengaruhi profitabilitas bank dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga intermediasi.
Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Additional Information: | KKB KK-2 FH. 37-15 Yud s | ||||||
Uncontrolled Keywords: | CERTIFICATE; BANK LOANS - LAW AND LEGISLATION | ||||||
Subjects: | H Social Sciences H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HG Finance K Law > K Law (General) |
||||||
Divisions: | 03. Fakultas Hukum | ||||||
Creators: |
|
||||||
Contributors: |
|
||||||
Depositing User: | Agung BK | ||||||
Date Deposited: | 18 Feb 2015 12:00 | ||||||
Last Modified: | 13 Jul 2016 08:43 | ||||||
URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/13741 | ||||||
Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
View Item |