SHINTIYA KHARISMA SARI, - (2023) TEKNIK PEMBESARAN IKAN PATIN (Pangasius sp.) DI BALAI PELATIHAN DAN PENYULUHAN PERIKANAN (BPPP) BANYUWANGI. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (PKL)
142011535025_RK31b-RFQQ1ccz8jtC5IHr8-_UrJJK.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
"Ikan Patin (Pangasius sp.) merupakan ikan air tawar yang populer karena nilai gizinya yang sangat baik dan nilai ekonomi yang signifikan dalam industri akuakultur. Tujuan dari Praktek Kerja Lapang ini adalah memperoleh pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan kerja serta mengetahui hambatan atau permasalahan dan alternatif pencegahan dalam teknik pembesaran ikan patin. Praktek Kerja Lapang ini dilaksanakan di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur pada tanggal 19 Juni 2023 sampai 19 Agustus 2023. Metode kerja yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapang ini adalah metode deskriptif dengan pengambilan data meliputi primer dan sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, partisipasi aktif, dan studi pustaka. Teknik pembesaran ikan patin yang dilakukan di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi yaitu persiapan kolam, penebaran benih, pemberian pakan, sampling pertumbuhan, pemanenan, kualitas air, pengendalian hama dan penyakit, dan hambatan. Kegiatan pembesaran ikan patin yang dilakukan di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi yaitu menggunakan dari benih berukuran 10 cm. Dosis pemberian pakan 5% dari bobot biomassa ikan patin di awal pemeliharaan, umur 60-120 hari 3% dari bobot biomassa dan umur 120 sampai panen menggunakan 2% dari bobot biomassa dengan jenis pakan yaitu pelet mengapung LP1, LP2, SCAU 3. Berdasarkan sampling yang dilakukan setiap 10-12 hari selama 50 hari diketahui bahwa pertumbuhan panjang dan berat benih ikan patin selama 50 hari mengalami peningkatan, dengan didukung kualitas air dalam kolam pembesaran yang terukur yaitu suhu berkisar antara 25,1-28,8 oC dan pH berkisar antara 8,2- 9,1. Diketahui nilai SGR panjang sebesar 0,4 % per-hari dan nilai SGR berat sebesar 0,2 % per- hari, serta diketahui nilai FCR sebesar 1,38 (1 : 1,38) yang menunjukan bahwa pakan sebanyak 1,38 kg dapat menghasilkan 1 kg daging atau bobot pada ikan patin. Pemanenan yang dilakukan di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi yaitu pemanenan total ketika ikan patin umur 6 bulan, pada bobot ikan patin yang siap dipanen dengan kisaran beratnya 300-500 g. Adapun hambatan yang dihadapi saat kegiatan Praktek Kerja Lapang (PKL) diantaranya yaitu adanya kendala kerusakan pada pompa saluran air yang menyebabkan proses pergantian air kolam membutuhkan waktu yang sangat lama, dan penerapan biosecurity yang kurang optimal sehingga ada hama seperti siput ujung lidi (sumpil) masuk ke dalam media kolam pemeliharaan. Penyakit yang ditemukan menyerang ikan patin selama kegiatan Praktek Kerja Lapang (PKL) di BPPP Banyuwangi yakni diduga adanya infeksi dari bakteri Aeromonas hydrophila. Ikan patin yang diduga terserang bakteri Aeromonas hydrophila memiliki gejala klinis seperti badan berwarna pucat, bagian sirip mengalami perdarahan dan berwarna merah, nafsu makan ikan menurun, dan ikan mulai berenang ke atas permukaan air"
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pembesaran, Ikan patin, Intensive | ||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH334.5-334.7 Fishery technology | ||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Tatik Poedjijarti | ||||||
| Date Deposited: | 26 Jun 2025 04:09 | ||||||
| Last Modified: | 12 Jan 2026 02:43 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137488 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


