SHOVIA FINNY ANGGREANI, - (2023) Teknik Pembenihan Ikan Sengkaring (Tor Soro) di Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (PKL)
142011535026_K1CI8LdYWsNZvZaiqy7YCCN24tpMUw.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
"Ikan sengkaring merupakan salah satu jenis ikan endemik Indonesia yang memiliki harga yang cukup mahal serta memiliki nilai gizi tinggi. Ikan ini hidup di sungai berair jernih dan berbatu. Kegiatan antropologi dan overfishing menyebabkan penurunan jumlah populasi ikan sengkaring di alam. Upaya domestikasi, terutama pembenihan perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian ikan sengkaring. Tujuan dari Praktek Kerja Lapang ini yaitu untuk mengetahui teknik pembenihan dan menganalisa permasalahan yang muncul selama pembenihan ikan sengkaring di UPT Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan, Pasuruan, Jawa Timur. Praktek Kerja Lapang ini dilaksanakan di UPT Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan yang berlokasi di Umbulan Desa Sidepan, kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan dan dilaksanakan pada tanggal 26 Juni – 25 Agustus 2023. Metode kerja yang digunakan dalam PKL ini adalah metode deskriptif dengan pengambilan data meliputi data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara partisipasi aktif, observasi, wawancara dan studi pustaka. Pembenihan ikan sengkaring dilakukan dengan metode buatan tanpa penambahan hormon. Pembenihan dilakukan secara indoor menggunakan akuarium selama 20-25 hari. Pembenihan terdiri dari proses perawatan induk di kolam beton, persiapan wadah akuarium, seleksi induk, pemijahan buatan (stripping dan fertilisasi buatan), penebaran telur di wadah akuarium, perawatan telur, dan perawatan larva. Produksi telur sekali pemijahan yang didapat yaitu 623 butir dengan derajat pembuahan 96.63%, derajat penetasan 79.9%, dan tingkat kelangsungan hidup keseluruhan benih sekitar 89.19%. Benih diberikan pakan buatan berbentuk serbuk dengan protein 50%. Kualitas air selama pembenihan yaitu oksigen terlarut berkisar 4-6 mg/L, pH 7-8, dan suhu pagi 24 - 25? dan sore 27-29?. Hama dan penyakit yang ditemukan yaitu Argulus sp dan keong mas. Hambatan yang ditemukan yaitu keterlambatan restocking pakan induk sehingga perlu adanya monitoring ketersediaan pakan maupun menggunakan pakan alternatif."
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pembenihan, Ikan Sengkaring, Pasuruan | ||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH334.5-334.7 Fishery technology | ||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Tatik Poedjijarti | ||||||
| Date Deposited: | 26 Jun 2025 08:01 | ||||||
| Last Modified: | 12 Jan 2026 02:29 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/137523 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


