Santika Rahmadanti
(2023)
Efektivitas Art Therapy Dalam Penurunan Tingkat Demensia Pada Lanjut Usia Di Desa Dlanggu Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan.
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Fulltext)
152011913004_mMOz-yzn9k4nm0knDS4m2NACXJi7aS.pdf
Download (934kB)
|
Abstract
Penurunan fungsi kognitif pada lanjut usia sangat erat hungannya dengan
demensia. Demensia merupakan penyakit degeneratif dimana terjadi penurunan
fungsi otak yang mempengaruhi emosi, daya ingat, pengambilan keputusan,
maupun perilaku dan fungsi otak lainnya sehingga mengganggu aktivitas sehari –
hari. Desain penelitian ini menggunakan Pre experimental design (one group
pretest – posttest design). Desain kelompok tunggal dengan rangkaian waktu (One
Group Pretest-posttest), penelitian ini bertujuan melihat hasil perlakuan pada satu
kelompok objek tanpa ada kelompok pembanding maupun kelompok kontrol.
Penelitian ini dilakukan pretest sebelum diberikan perlakuan, kemudian akan
diberikan posttest setelah adanya perlakuan. Hasil penelitian fungsi kognitif skor
Mini Mental State Examination (MMSE) sebelum perlakuan sebesar 20,81 dan
sesudah perlakuan sebesar 22,81 sehingga selisih nilai mean skor MMSE antara
pretest dan posttest sebesar 1,613. Hasil analisis penelitian ini menggunakan uji t
(paired t-test) diperoleh nilai p value (sig.) 0,000 α (0,05), maka H0 ditolak dan
H1 diterima. berarti ada perbedaan yang signifikan fungsi kognitif lanjut usia
setelah diberikan perlakuan. Kesimpulkan Art therapy efektif terhadap
peningkatan fungsi kognitif lanjut usia. Art therapy yang dilakukan hanya 6 kali
saja sudah mampu meningkatkan fungsi kognitif pada lanjut usia yang
sebelumnya berada dalam kategori gangguan sedang menjadi kategori ringan.
Diharapkan lanjut usia melakukukan Art therapy secara mandiri dan teratur
sehingga fungsi kognitif lebih meningkat untuk mencegah terjadinya gangguan
fungsi kognitif lebih berat.
Actions (login required)
 |
View Item |