Prosedur Pembuatan Gigi Tiruan Sebagian Lepasan Fleksibel Dengan Kasus Over Erupsi Rahang Atas

Alifia Nur Khabibah (2023) Prosedur Pembuatan Gigi Tiruan Sebagian Lepasan Fleksibel Dengan Kasus Over Erupsi Rahang Atas. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Fulltext)
152010513023__JrDzgDSEEjUe25poMIUmlMEJkrwk-.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Over erupsi merupakan salah satu jenis malposisi, yaitu merupakan suatu keadaan dimana posisi gigi tidak teratur, dapat menyebabkan malfungsi yaitu kesalahan hubungan antara gigi-gigi pada rahang yang berbeda. Over erupsi adalah salah satu kelainan letak gigi dimana gigi tumbuh melebihi bidang oklusi, bisa juga didefinisikan sebagai perkembangan erupsi lebih lanjut dari gigi diluar bidang oklusal normal. Over erupsi disebut juga supraposisi, hyper eruption, dan ekstruksi. Hal ini disebabkan karena hilangnya fungsi oklusal yang dihasilkan dari kehilangan gigi antagonis atau kehilangan semua atau sebagian gigi gelilgi. Nylon Thermoplastic memenuhi persyaratan sebagai bahan basis gigi tiruan karena mempunyai kelebihan tidak menimbulkan alergi, sifat estetik baik, basis ringan dan tidak mudah patah, comfortable, elastisitas baik, memiliki sifat fisik dan kimia yang kaku, kuat dan stabil, dan warna menyerupai gusi. Fungsi cengkeram diganti oleh perluasan basis Nylon Thermoplastic membentuk cengkeram, dengan memanfaatkan daerah undercut pada gigi penyangga dan edentoulus sebagai retensi, sehingga tidak ada komponen cengkeram logam maupun kawat yang terlihat pada permukaan gigi penyangga. Untuk mengetahui prosedur pembuatan gtsl fleksibel dengan kasus over erupsi rahang atas. Tampak kondisi rahang bawah kehilangan gigi 36, 37, 46, 47 dan klasifikasi Kennedy klas II modifikasi 1 dan dibuatkan gtsl fleksibel dengan kasus over erupsi rahang atas pada gigi 16. Pada pembuatan gtsl fleksibel dengan kasus over erupsi rahang atas ini yang perlu diperhatikan yaitu tahap penyusunan gigi yaitu central groove pada gigi posterior rahang bawah terletak pada puncak ridge dari galengan gigit rahang bawah dan tetap disusun senormal mungkin dan tetap memperhatikan susunan gigi sebelahnya dan pada lengkung gigi yang normal dengan mengacu hubungan oklusal atau gigi antagonisnya supaya pada saat berfungsi posisi gigi tetap stabil.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Uncontrolled Keywords: over erupsi rahang atas, estetik, GTSL fleksibel
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK641-667 Prosthetic dentistry. Prosthodontics
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Teknik Kesehatan Gigi
Creators:
CreatorsNIM
Alifia Nur KhabibahNIM152010513023
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorEndang KusdarjantiNIDN'0014125902
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 31 Oct 2025 07:20
Last Modified: 31 Oct 2025 07:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/138985
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item