Alya Dwi Lisnawati (2024) Gambaran Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Tidak Aman Pada Pekerja Di Unit Produksi Dan Teknik PT. X Tahun 2024. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
|
Text
152111713093.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Memasuki era society 5.0, masyarakat tengah mengalami masa transisi dari masyarakat agraris (low risk society) menjadi masyarakat industri (high risk society). Dalam hal ini, setiap area kerja wajib memperhatikan urgensi penerapan K3 guna mencegah terjadinya kecelakaan di area kerja. Terdapat beberapa perilaku tidak aman yang sering terjadi di unit produksi dan teknik PT. X yang berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja. Perilaku tidak aman tersebut antara lain, kebiasaan pekerja tidak mengenakan APD (Alat Pelindung Diri), kurangnya kesadaran pekerja untuk mematuhi SOP, serta penggunaan peralatan dan perlengkapan kerja yang tidak standar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku tidak aman pada pekerja unit produksi dan teknik PT. X. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung. Sampel penelitian adalah total populasi yang terdiri dari 40 pekerja di unit produksi dan teknik PT. X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pekerja di unit produksi dan teknik berusia >30 tahun (70%); memiliki masa kerja >5 tahun (62,5%); memiliki pengetahuan yang baik (55%); memiliki ketersediaan APD kurang baik (52,5%), telah menerima pelatihan APD (55%); dan memiliki tingkat pengawasan yang baik (57,5%). Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pemungkin (ketersediaan dan pelatihan APD) merupakan faktor dominan sebagai penyebab perilaku tidak aman. Saran yang dapat diberikan untuk perusahaan diantaranya; perancangan analisis kebutuhan K3 guna meningkatkan pengetahuan pekerja sesuai dengan kebutuhan pekerjaan, Perbaikan manajemen APD khususnya pada aspek pelatihan, penggunaan, dan pemeliharaan APD, perbaikan pengawasan kerja melalui kegiatan safety patrol yang terjadwal, pembuatan media pelaporan berupa google forms untuk temuan dan ketidasesuaian di area kerja, pemberlakuan sistem rolling untuk pekerja dengan pekerjaan yang berpotensi mengalami kejenuhan, menindaklanjuti lembar identifikasi risiko pada area produksi dan teknik, pelaksanaan manajemen walkthrough sebagai sistem pengawasan yang efektif.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | perilaku tidak aman, faktor predisposisi, faktor pemungkin, faktor penguat, unit produksi dan teknik | ||||||
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) > T55-T55.3 Industrial safety. Industrial accident prevention | ||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Turwulandari | ||||||
| Date Deposited: | 05 Nov 2025 06:48 | ||||||
| Last Modified: | 05 Nov 2025 06:48 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139077 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


