Nabila Kartika Eka Sari, - (2024) Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Tidak Aman Pada Pekerja Di Ketinggian (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung A.G. Pringgodigdo Fakultas Hukum Universitas Airlangga Fakultas Hukum Universitas Airlangga). Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
54. 152111713002.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Bekerja di ketinggian merupakan salah satu aktivitas yang masuk ke dalam kategori berisiko tinggi (high risk), salah satunya pada Proyek Pembangunan Gedung A.G. Pringgodigdo Fakultas Hukum Universitas Airlangga Fakultas Hukum Universitas Airlangga. Hal ini diakibatkan karena adanya perilaku tidak aman yang dilakukan oleh para pekerja seperti : tidak menggunakan full body harness, merokok sambil bekerja, melempar material sembarangan, serta bersenda gurau saat bekerja di ketinggian. Oleh karena itu diperlukan analisis faktor yang berhubungan perilaku tidak aman pada pekerja di ketinggian Proyek Pembangunan Gedung A.G. Pringgodigdo Fakultas Hukum Universitas Airlangga Fakultas Hukum Universitas Airlangga. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan metode purposive sampling. Penelitian ini masuk ke dalam penelitian deskriptif observasional dengan sampel penelitian sebesar 33 pekerja. Variabel independen yang digunakan yaitu : masa kerja, pendidikan, keterampilan, sikap, peraturan perusahaan, pengawasan, kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), shift kerja, pengetahuan, dan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara keterampilan (pvalue : 0,001), Sikap (p-value : 0,001), peraturan perusahaan (p-value : 0,004), pengawasan (p-value : 0,000), kepatuhan penggunaan APD (p-value : 0,000), pengetahuan (p-value : 0,001), pelatihan (p-value : 0,004) perilaku tidak aman pada pekerja di ketinggian. Sedangkan masa kerja (p-value : 0,53), pendidikan (pvalue : 0,853), dan shift kerja (p-value : 0,246) tidak terdapat hubungan dengan perilaku tidak aman pada pekerja di ketinggian. Sebesar 60,9% pekerja memiliki perilaku tidak aman bekerja di ketinggian. Saran yang diberikan yaitu : pemberian motivasi pada pekerja, pemberian materi bekerja di ketinggian, pemaksimalan jalannya program kerja, dan pemberian reward dan punishment pada pekerja.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | - | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Bekerja di Ketinggian, Perilaku Tidak Aman, Konstruksi | ||||||
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) > T55-T55.3 Industrial safety. Industrial accident prevention | ||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | mrs siti muzaroh | ||||||
| Date Deposited: | 25 Nov 2025 07:43 | ||||||
| Last Modified: | 28 Nov 2025 03:49 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139261 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


