Bima Kurniawan Pratama, - (2024) Perbedaan Kadar Kreatinin Berdasarkan Derajat Anemia Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Perkebunan Jember Klinik Tahun 2023. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (FULLTEXT)
152110113042_Bima Kurniawan Pratama.pdf Restricted to Registered users only until 14 June 2024. Download (988kB) | Request a copy |
Abstract
Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan kondisi gangguan fungsi ginjal yang progresif dan tidak dapat pulih kembali, dimana tubuh tidak mampu memelihara metabolisme dan gagal dalam memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit. Pemeriksaan kreatinin merupakan salah satu parameter penting untuk mengetahui fungsi ginjal, tinggi rendahnya kadar kreatinin di dalam darah digunakan sebagai indikator penting dalam menentukan kondisi ginjal seseorang. Anemia adalah suatu keadaan kadar hemoglobin di dalam darah menurun, anemia akan lebih berat jika fungsi ginjal menjadi menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar kreatinin berdasarkan derajat anemia pada pasien GGK. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan sampel dari pasien GGK yang melakukan pemeriksaan kreatinin dan hemoglobin secara bersamaan di Laboratorium Patologi Klinik, Rumah Sakit Perkebunan Jember Klinik periode Januari-Desember 2023. Data yang diperoleh akan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien GGK berjenis kelamin laki-laki sebanyak 62 orang (53%), dengan kisaran usia antara 45-64 tahun (56,4%). Mayoritas pasien GGK mengalami anemia sedang sebanyak 48 orang (41%) dan anemia berat sebanyak 46 orang (39,3%), kemudian pasien GGK berjenis kelamin laki-laki memiliki rata-rata kadar kreatinin lebih tinggi daripada perempuan, yakni rata-rata kadar kreatinin laki-laki sebesar 10,0 mg/dL dan rata-rata kadar kreatinin perempuan sebesar 8,3 mg/dL, dan terjadi peningkatan rata-rata kadar kreatinin seiring dengan beratnya derajat anemia pada pasien GGK dengan rata-rata kadar kreatinin anemia ringan sebesar 4,4 mg/dL, anemia sedang sebesar 8,6 mg/dL, dan anemia berat sebesar 12,2 mg/dL. Penelitian ini juga membuktikan adanya perbedaan kadar kreatinin berdasarkan derajat anemia pada pasien GGK, setelah dilakukan uji Kruskal Wallis dengan p-value sebesar 0,027.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | - | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Anemia, Gagal Ginjal Kronik, Hemoglobin, Kreatinin | ||||||
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) > R5-920 Medicine (General) R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy |
||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | shiefti dyah alyusi | ||||||
| Date Deposited: | 01 Dec 2025 03:41 | ||||||
| Last Modified: | 01 Dec 2025 03:41 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139305 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


