Siti Nurazizin, - (2024) Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Dump Truk Tambang PT. Semen Gresik Pabrik Rembang. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (ABSTRAK)
82. 152111713100_SITI NURAZIZIN - abstrak.pdf Download (76kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
82. 152111713100_SITI NURAZIZIN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kelelahan kerja dapat didefinisikan sebagai sekumpulan keluhan yang ditandai dengan penurunan efisiensi dan ketahanan kerja. Industri pertambangan merupakan penyumbang terbesar kecelakaan kerja, dengan kelelahan menjadi penyebab utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang terkait dengan kelelahan kerja pada pekerja dump truck di PT Semen Gresik. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh pekerja dump truck tambang berjumlah 32 pekerja. Data diperoleh dari hasil wawancara, kuesioner terkait identitas responden, kuesioner Industrial Fatigue Research Committe (IFRC), dan dokumen dari perusahaan. Analisis data dilakukan dengan uji Spearmen untuk menentukan kekuatan hubungan antara dua variabel. Mayoritas responden termasuk dalam kategori usia tua (59%), masa kerja lama (43,75%), status gizi normal (50%), shift kerja (50%). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan cukup kuat antara usia dengan kelelahan kerja disebabkan semakin tua pekerja maka pekerja akan semakin merasakan kelelahan kerja dengan nilai korelasi koefisiensi sebesar (nilai r=0,498) , masa kerja dengan kelelahan kerja (nilai r= 0,563) artinya ada hubungan antara masa kerja dengan kelelahan kerja yang disebabkan oleh semakin lama masa kerja pekerja maka semakin kuat tingkat kelelahan yang akan di alami oleh pekerja, status gizi dengan kelelahan kerja (nilai r=0,538) yang artinya ada hubungan antara status gizi dengan kelelahan kerja, semakin gemuk pekerja maka semakin kuat tingkat kelelahan kerja, serta shift kerja dengan kelelahan kerja (nilai =0,401) yang artinya ada hubungan antara shift kerja dengan kelelahan kerja yang disebabkan semakin malam pekerja melakukan aktivitas pekerjaan maka semakin tinggi tingkat kelelahan yang dialami pekerja. Perusahaan melakukan pengukuran kelelahan bagi seluruh pekerja mengunakan alat Reaction Timer, pemberian susu dan buah untuk peningkatan gizi, mengatur pola makan seimbang, manajemen terkait shift kerja, dan mendorong pekerja untuk melakukan peregangan sebelum dan saat bekerja.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kelelahan kerja, Usia, Indeks Massa Tubuh, Masa Kerja, Shift Kerja | ||||||
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) > T60-60.8 Work measurement. Methods engineering | ||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | S.Sos. Sukma Kartikasari | ||||||
| Date Deposited: | 08 Dec 2025 05:48 | ||||||
| Last Modified: | 08 Dec 2025 05:48 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139482 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


