GAMBARAN STRES KERJA BERDASARKAN FAKTOR INDIVIDU DAN BEBAN KERJA MENTAL PADA PEKERJA SHIFT DI UNIT SORTING SEKTOR PERUSAHAAN AGRIKULTUR

ROGHIBAH NURUL FARADISAH, - (2024) GAMBARAN STRES KERJA BERDASARKAN FAKTOR INDIVIDU DAN BEBAN KERJA MENTAL PADA PEKERJA SHIFT DI UNIT SORTING SEKTOR PERUSAHAAN AGRIKULTUR. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (FULLTEXT)
152111713034.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Stres merupakan rangsangan terhadap situasi yang dapat mengancam fisik dan psikologis yang tidak dapat ditoleransi oleh seorang individu karena keterbatasan kemampuan. Stres dapat terjadi pada semua unit kerja, salah satunya yakni pekerja unit sorting. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan faktor individu dan beban kerja mental terhadap stres kerja pada pekerja unit sorting. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasional deskriptif pada 30 pekerja sorting. Analisis data yang digunakan adalah tabulasi silang untuk mengetahui keterkaitan stres kerja terhadap faktor individu dan beban kerja mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres yang dialami oleh pekerja sorting mayoritas normal (83,3%). Pekerja unit sorting didominasi usia kurang dari 30 tahun (70,0%), berjenis kelamin laki-laki (70%), pendidikan terakhir SMA/SMK (96,7%), status menikah (50,0%), masa kerja kurang dari 5 tahun (66,7%). Mayoritas tingkat beban kerja mental pada pekerja unit sorting pada kategori normal (66,7%). Semakin muda usia pekerja maka semakin cenderung mengalami stres kerja. Pekerja berjenis kelamin perempuan cenderung mengalami stres kerja lebih tinggi dibanding laki-laki. Semakin rendah pendidikan maka tingkat stres yang dialami semakin tinggi. Pekerja dengan status belum menikah cenderung mengalami stres kerja lebih tinggi. Semakin lama masa kerja maka semakin tinggi stres kerja yang dialami. Semakin tinggi beban kerja mental yang dialami pekerja, maka semakin tinggi pula tingkat stres kerja. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel yang berkaitan dengan stres kerja diantaranya adalah usia, jenis kelamin, masa kerja, dan beban kerja mental. Rekomendasi yang dapat diberikan kepada perusahaan diantaranya meningkatkan program manajemen stres, pembagian tugas yang baik antara pekerja laki-laki dan perempuan, pemberian materi terkait stres kerja saat toolbox meeting, pengadaan program kebugaran, pemberian reward.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : FLUTD, kucing jantan, kasus, persentase, kateterisasi
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T55-T55.3 Industrial safety. Industrial accident prevention
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Creators:
CreatorsNIM
ROGHIBAH NURUL FARADISAH, -NIM152111713034
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
ContributorRATIH DAMAYANTI, -NIDN0019118802
Depositing User: Ny Wahyuni -
Date Deposited: 10 Dec 2025 04:38
Last Modified: 10 Dec 2025 04:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139556
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item