PERAN DUKUNGAN SOSIAL DAN SELF-COMPASSION TERHADAP REGULASI EMOSI PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)

Abiyyah Izzah Fauziyyah Indratno, - (2025) PERAN DUKUNGAN SOSIAL DAN SELF-COMPASSION TERHADAP REGULASI EMOSI PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP). Repository Universitas Airlangga. (Unpublished)

[img] Text (Artikel Ilmiah)
PERAN DUKUNGAN SOSIAL DAN SELF-COMPASSION TERHADAP REGULASI EMOSI PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)_ABIYYAH IZZAH FAUZIYYAH INDRATNO.pdf

Download (337kB)
Official URL: https://www.lib.unair.ac.id/

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang penuh perubahan biologis, kognitif, dan sosial, sehingga kemampuan untuk mengelola emosi menjadi hal yang penting bagi siswa dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan sehari-hari. Dua faktor yang diyakini dapat membantu proses tersebut adalah dukungan sosial yang diterima remaja dan tingkat self-compassion yang mereka miliki. Penelitian ini dirancang untuk menguji bagaimana kedua faktor tersebut berperan dalam memprediksi kemampuan regulasi emosi pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 131 siswa SMP dari berbagai daerah mengikuti penelitian ini dengan mengisi kuesioner secara daring. Instrumen yang digunakan mencakup Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Skala Welas Diri (SWD), dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda guna melihat pengaruh masing-masing variabel prediktor serta kontribusi keduanya secara simultan terhadap regulasi emosi. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik dukungan sosial maupun self-compassion memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kemampuan regulasi emosi (p < 0,001). Ketika diuji bersama-sama, kedua variabel memberikan kontribusi yang signifikan terhadap regulasi emosi (F(2,128) = 10,1; p < 0,001), dengan koefisien determinasi sebesar 13,7%. Nilai beta mengindikasikan bahwa self-compassion (β = 0,302) memiliki pengaruh sedikit lebih besar dibandingkan dukungan sosial (β = 0,293). Temuan ini menegaskan bahwa faktor internal maupun eksternal sama-sama penting dalam membantu remaja mengelola emosi secara adaptif..

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: regulasi emosi, dukungan sosial, self-compassion, remaja, siswa SMP
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF511-593 Emotion, Feeling, Affection
Divisions: 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi
Creators:
CreatorsNIM
Abiyyah Izzah Fauziyyah Indratno, -NIM113221268
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
ContributorNur Ainy Fardana Nawangsari, -NIDN0027027203
Depositing User: Abiyyah Izzah Fauziyyah Indratno
Date Deposited: 12 Jan 2026 03:32
Last Modified: 12 Jan 2026 03:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140095
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item