Penggunaan Intelligence Doll Untuk Mengatasi Kesehatan Mental Pada Gen-Z

Aqila Fayyaza Nur Husna, - and Muhammad Nur Aufa Habibi, - and Ary Maulana Al Hakim, - and Afdal Lunasri, - and Edbert Fernando, - (2026) Penggunaan Intelligence Doll Untuk Mengatasi Kesehatan Mental Pada Gen-Z. Repository Universitas Airlangga. (Unpublished)

[img] Text (Artikel Ilmiah)
Artikel Ilmiah Aqila Fayyaza Nur Husna.docx.pdf

Download (2MB)
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Krisis kesehatan mental pada Generasi Z di Indonesia merupakan permasalahan serius yang ditandai dengan meningkatnya prevalensi depresi, khususnya pada kelompok usia remaja dan dewasa muda. Berbagai tekanan, seperti tuntutan akademik, dinamika keluarga, paparan media sosial, serta kondisi sosial-ekonomi, berkontribusi terhadap tingginya tingkat stres psikologis, sementara pencarian bantuan profesional masih tergolong rendah akibat stigma, keterbatasan akses, waktu, dan biaya. Program Kreativitas Mahasiswa skema Karsa Cipta (PKM-KC) menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan solusi inovatif berbasis teknologi dalam merespons permasalahan tersebut melalui pengembangan prototipe Intelligence Doll (INTEND), yaitu boneka interaktif berbasis kecerdasan buatan yang berfungsi sebagai mood tracker dan alat bantu pendukung terapi psikologis. Pengembangan prototipe INTEND dilaksanakan pada periode Juli hingga Oktober 2025 di Laboratorium PLC Universitas Airlangga, dengan mengintegrasikan perangkat keras berupa LattePanda V1, kamera, mikrofon, dan speaker, serta sistem perangkat lunak yang mencakup deteksi ekspresi wajah menggunakan MediaPipe, modul voice-to-text berbasis SpeechRecognition, dan chatbot berbasis large language model (LLM) dengan respons suara berbahasa Indonesia. Data emosi pengguna divisualisasikan melalui dashboard web untuk mendukung pemantauan oleh psikolog. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model deteksi ekspresi wajah mencapai tingkat akurasi sebesar 90% pada pengujian laboratorium, sementara modul voice-to-text mencapai akurasi 98%. Uji coba awal pada subjek Generasi Z menunjukkan keandalan sistem dalam mengenali emosi utama, meskipun masih ditemukan keterbatasan pada klasifikasi emosi marah. Secara keseluruhan, prototipe INTEND berpotensi menjadi bentuk intervensi non-farmakologis yang inovatif dalam mendukung deteksi dini gangguan mental serta memperluas akses dukungan emosional yang lebih personal dan ramah bagi Generasi Z di Indonesia.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Kecerdasan Buatan, Boneka Cerdas, Kesehatan Mental, Generasi Z
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF176 Psychological Tests and Testing
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF180-205 Experimental Psychology
Q Science > Q Science (General)
Q Science > Q Science (General) > Q335 Artificial intelligence
Divisions: 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi
Creators:
CreatorsNIM
Aqila Fayyaza Nur Husna, -NIM113221232
Muhammad Nur Aufa Habibi, -NIM185221049
Ary Maulana Al Hakim, -NIM185221005
Afdal Lunasri, -NIM185221060
Edbert Fernando, -NIM162112233030
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
ContributorRiries Rulaningtyas, -NIDN0015037901
Depositing User: Aqila Fayyaza Nur Husna
Date Deposited: 21 Jan 2026 06:07
Last Modified: 21 Jan 2026 06:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140140
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item