Christian Pratama Budiman, -
(2025)
Hubungan Resiliensi dengan Competitive Anxiety pada Atlet Junior Bulutangkis Sektor Tunggal Indonesia.
Repository Universitas Airlangga.
(Unpublished)
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Artikel Ilmiah)
112111133136_Christian Pratama Budiman_ARTIKEL PUBLIKASI.pdf
Download (325kB)
|
Abstract
Tekanan kompetitif merupakan tantangan psikologis yang umum dialami oleh atlet junior, khususnya
pada cabang olahraga individu seperti bulutangkis sektor tunggal. Salah satu faktor psikologis yang
diyakini berperan dalam membantu atlet menghadapi tekanan tersebut adalah resiliensi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji hubungan antara resiliensi dan competitive anxiety pada atlet junior
bulutangkis sektor tunggal di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
korelasional. Subjek penelitian berjumlah 122 atlet junior putra dan putri berusia 13–19 tahun yang aktif
mengikuti kompetisi tingkat nasional, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Resiliensi
diukur menggunakan Connor–Davidson Resilience Scale (CD-RISC 25), sedangkan competitive anxiety
diukur menggunakan Competitive State Anxiety Inventory-2 Revised versi Indonesia (CSAI-2R ID). Analisis
data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman karena data tidak berdistribusi normal. Hasil
penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar ρ = -0,096 dengan p = 0,294, yang mengindikasikan
hubungan negatif yang sangat lemah dan tidak signifikan antara resiliensi dan competitive anxiety.
Temuan ini menunjukkan bahwa resiliensi belum tentu berhubungan langsung dengan tingkat kecemasan
kompetitif pada atlet junior, sehingga competitive anxiety kemungkinan dipengaruhi oleh faktor psikologis
dan kontekstual lainnya.
Actions (login required)
 |
View Item |