PERBANDINGAN MODEL PREDIKSI KEBANGKRUTAN Z-SCORE (ALTMAN) DAN MODEL S-SCORE (SPRINGATE) SEBAGAI EARLY WARNING SYSTEM (EWS)

RIAN MEI HERMAWAN, 040610021 (2011) PERBANDINGAN MODEL PREDIKSI KEBANGKRUTAN Z-SCORE (ALTMAN) DAN MODEL S-SCORE (SPRINGATE) SEBAGAI EARLY WARNING SYSTEM (EWS). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2012-hermawanri-22293-a202--k.pdf

Download (423kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2012-hermawanri-19519-a202--p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (968kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian mengenai kebangkrutan menjadi suatu hal yang penting bahkan untuk perusahaan besar sekalipun. Penggunaan model prediksi kebangkrutan sangat berguna pada sebagian besar perusahaan sebagai sistem peringatan dini (early warning system) yang akan mempengaruhi pembuatan keputusan bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap suatu perusahaan sehingga potensi kerugian yang dihadapi investor dapat diminimalisir. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan tingkat keakuratan model prediksi kebangkrutan Z-Score (Altman) dan model prediksi kebangkrutan S-Score (Springate) dimana pengujian ini akan menentukan model yang terbaik yang dapat digunakan. Mengingat bahwa penelitian tentang model prediksi kebangkrutan Z-Score (Altman) kebanyakan menghasilkan tingkat keakuratan yang tinggi seperti penelitian yang dilakukan oleh Pongsatat, dkk(2004), Samarakon dan Hasan, serta Kidane (2004), akan tetapi model kebangkrutan SScore (Springate) merupakan model prediksi kebangkrutan yang dikembangkan dari model kebangkrutan Z-Score (Altman) (Cheeneebash, 2009). Jadi dalam hal ini belum tentu model prediksi kebangkrutan Z-Score (Altman) akan mengungguli tingkat keakuratan model prediksi kebangkrutan S-Score (Springate). Dalam penelitian ini menggunakan populasi perusahaan manufaktur sebanyak 18 perusahaan masing-masing 9 perusahaan dengan kategori sehat dan 9 perusahaan dengan kategori bangkrut dalam selang waktu 5 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis diskriminan metode Stepwise dengan bantuan program SPSS versi 15. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model prediksi kebangkrutan Z-Score (Altman) masih menjadi model prediksi kebangkrutan yang memiliki tingkat keakuratan yang tinggi dengan mengalahkan tingkat keakuratan model prediksi kebangkrutan S-Score (Springate). Hasil dari pengolahan data yang dilakukan menunjukkan model prediksi kebangkrutan Z-Score (Altman) memiliki tingkat keakuratan sebesar 96,7% dan model prediksi kebangkrutan SScore (Springate) yang hanya memiliki tingkat keakuratan sebesar 90%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A 202/ 11 Her p
Uncontrolled Keywords: FINANCIAL DISCLOSURE; BANKCRUPTCY
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory > HB1-3840 Economic theory. Demography
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsNIM
RIAN MEI HERMAWAN, 040610021UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorYustrida Bernawati, Dra., M.Si.,Ak.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 12 Mar 2012 12:00
Last Modified: 22 Jul 2016 05:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/1403
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item