Bernasha Septianita, - (2021) Gambaran D-Dimer Dan NLR (Neutrofil Lymphocyte Ratio) Sebagai Prediktor Tingkat Keparahan Penyakit Pada Pasien Covid-19. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
151810113037_HALAMAN JUDUL.pdf Download (471kB) |
|
|
Text (BAB I)
151810113037_BAB I.pdf Download (137kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
151810113037_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
"Abstrak Coronavirus disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit pneumonia viral yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Penularan dapat terjadi melalui droplet dan kontak erat dengan penderita, gejala utama yaitu demam, batuk kering, dispnea, fatigue, nyeri otot, dan sakit kepala. Salah satu pemeriksaan sebagai penanda derajat keparahan infeksi adalah D-Dimer, yaitu produk degradasi fibrin yang dibentuk dalam sistem koagulasi oleh sistem fibrinolitik dan kadarnya akan meningkat secara signifikan pada pasien dengan penyakit COVID-19 yang parah. Parameter lain adalah NLR (Neutrofil Lymphocyte Ratio) untuk melihat adanya respons inflamasi sistematis yang digunakan sebagai penentu prognosis dari penyakit COVID-19. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran kadar D-Dimer dan nilai NLR sebagai prediktor tingkat keparahan penyakit COVID-19. Penelitian menggunakan metode observasional deskriptif dengan 50 sampel penderita COVID-19 yang melakukan pemeriksaan D-Dimer dan NLR di Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kediri periode bulan Mei sampai Agustus 2020. Hasil dianalisis berdasarkan distribusi usia dan jenis kelamin, distribusi kadar D-Dimer, dan distribusi nilai NLR. Pasien COVID-19 sebagian besar berada pada kelompok usia 51-60 tahun (42%) dengan mayoritas berjenis kelamin laki-laki. Kadar D-Dimer pada pasien COVID-19 menunjukkan hasil normal yaitu 58% dan kadar tinggi pada laki-laki sebanyak 39%, sedangkan kadar NLR dengan hasil normal yaitu 32% dan kadar tinggi pada laki-laki adalah 56%. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa usia dan jenis kelamin merupakan faktor risiko penyakit COVID-19 dan penderitanya mayoritas adalah laki-laki. "
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK FV.TLM.44/21 Ber g | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | OVID-19, D-Dimer, NLR (Neutrofil Lymphocyte Ratio), SARS-CoV-2, usia | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine | ||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 06 May 2026 01:40 | ||||||
| Last Modified: | 06 May 2026 01:40 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140590 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


