Anggita Aryo Putri, '-
(2026)
Peran Norma Subjektif dalam Memoderasi Hubungan Antara Literasi Kesehatan Mental dan Intensi Mencari Bantuan Kesehatan Mental pada Remaja di Jawa Tengah.
Repository Universitas Airlangga.
(Unpublished)
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Artikel Ilmiah)
113221117_Anggita Aryo Putri_Artikel Penelitian.pdf
Download (262kB)
|
Abstract
Jawa Tengah menunjukkan beban kesehatan mental yang tinggi, dengan remaja sebagai kelompok rentan tetapi masih rendah dalam perilaku mencari bantuan kesehatan mental. Literasi kesehatan mental dapat mendorong pencarian bantuan, tetapi pengaruhnya terhadap intensi tidak selalu konsisten. Norma subjektif sebagai faktor sosial juga berperan penting dalam membentuk intensi, terutama pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah norma subjektif memoderasi hubungan antara literasi kesehatan mental dan intensi mencari bantuan kesehatan mental pada remaja di Jawa Tengah. Sebanyak 207 remaja berusia 15-21 tahun yang berdomisili di Jawa Tengah berpartisipasi dalam survei daring yang terdiri dari instrumen Mental Health Literacy Questionnaire-Short Version for Adults (Campos dkk., 2022), skala intensi mencari bantuan kesehatan mental, dan skala norma subjektif yang disusun oleh tim peneliti. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson, uji regresi sederhana, dan uji regresi moderasi menggunakan perangkat lunak Jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara literasi kesehatan mental dan intensi mencari bantuan kesehatan mental (r = 0,132; p = 0,058). Norma subjektif memoderasi hubungan antara literasi kesehatan mental dan intensi mencari bantuan kesehatan mental (β = 0,03177; p = 0,032) dengan peningkatan kecil pada koefisien determinasi (ΔR² = 0,0165; p = 0,035; f² = 0,0223).
Actions (login required)
 |
View Item |