Syanika Ardelia Erwanto, -
(2026)
Pengaruh Adverse Childhood Experiences (ACEs) Terhadap Kecemasan Pada Remaja Perempuan Di Kota Surabaya.
Repository Universitas Airlangga.
(Unpublished)
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Artikel Ilmiah)
Artikel Ilmiah _113221138_Syanika Ardelia Erwanto.docx.pdf
Download (254kB)
|
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Adverse Childhood Experiences (ACEs) terhadap kecemasan pada remaja perempuan di Kota Surabaya. Masa remaja merupakan periode perkembangan yang rentan terhadap berbagai permasalahan psikologis, termasuk kecemasan. Pengalaman masa kanak-kanak yang merugikan seperti kekerasan, pengabaian, dan disfungsi
keluarga dapat memengaruhi perkembangan psikologis individu serta meningkatkan kerentanan terhadap gangguan emosional pada masa remaja.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Partisipan penelitian berjumlah 110 remaja perempuan berusia 12–18 tahun yang berdomisili di Kota Surabaya. Data dikumpulkan menggunakan Adverse Childhood Experiences International Questionnaire oleh
WHO (WHO ACE-IQ) untuk mengukur pengalaman masa kanak-kanak yang merugikan dan State-Trait Anxiety Inventory – Trait (STAI-T) untuk mengukur kecenderungan kecemasan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ACEs berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecemasan pada remaja perempuan. Nilai korelasi yang diperoleh sebesar R = 0,405 dengan R² = 0,164, yang menunjukkan bahwa ACEs memberikan kontribusi sebesar 16,4% terhadap kecemasan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pengalaman masa kanak-kanak yang merugikan, semakin tinggi pula tingkat kecemasan yang dialami remaja perempuan.
Actions (login required)
 |
View Item |