Najmi Duta Pratama, -
(2026)
Hubungan Keterhubungan Dengan Aktivis Politik Digital, Partisipasi Politik Daring, Dan Afeksi Politik Digital Terhadap Keputusan Memilih Calon Presiden Dan Wakil Presiden Pada Pemilih Muda Indonesia.
Repository Universitas Airlangga.
(Unpublished)
Abstract
Pemilih muda merupakan kelompok dominan dalam Pemilu 2024 dan hidup dalam lingkungan digital yang didominasi oleh media sosial visual seperti TikTok dan Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan keterhubungan dengan aktivis politik digital, partisipasi politik daring, dan afeksi politik digital terhadap keputusan memilih calon presiden dan wakil presiden pada pemilih muda di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 226 pemilih berusia 17-30 tahun yang merupakan pengguna aktif TikTok dan atau Instagram. Teknik analisis data menggunakan korelasi Pearson dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterhubungan dengan aktivis politik digital (r = 0,642; p < 0,001), partisipasi politik daring (r = 0,660; p < 0,001), dan afeksi politik digital (r = 0,743; p < 0,001) masing-masing berhubungan signifikan terhadap keputusan memilih. Secara simultan, ketiga variabel menjelaskan 75,6 persen variasi keputusan memilih (R-squared = 0,756; F = 229,2; p < 0,001). Temuan ini menegaskan peran media sosial visual dalam pembentukan opini dan identitas politik pemilih muda.
Actions (login required)
 |
View Item |