Qona'aha Noor Maajid, - (2022) Kedudukan Klausul Take Or Pay Pada Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik Antara PT. PLN (Persero) Dengan Pengembang Pembangkit Listrik Swasta Berbasis Energi Baru Dan Terbarukan. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (320kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (97kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Paradigma pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan mengalami transisi seiring berubahnya kondisi iklim yang semakin terganggu akibat adannya pemanasan global. Terdapat urgensi untuk beralih pada energi yang jauh lebih ramah lingkungan dan rendah emisi karbon yakni Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Dikarenakan pembangkit listrik yang memanfaatkan EBT menggunakan teknologi tinggi maka dibutuhkan pendanaan yang masif dan dukungan diversifikasi teknologi yang membuat pemerintah melaksanakan penyediaan tenaga listrik secara terintegrasi dengan pihak swasta. Hubungan hukum yang melandasi praktik bisnis demi kepentingan umum antara PT. PLN (Persero) dengan badan usaha swasta tertuang dalam bentuk perjanjian jual beli tenaga listrik yang tertulis. Ketentuan hukum yang mengatur mengenai perjanjian jual beli tenaga listrik antara PT. PLN (Persero) dengan badan usaha swasta kemudian secara khusus diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 10 Tahun 2017 tentang Pokok-Pokok Dalam Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis karakteristik dan mengetahui Urgensi Pencantuman Klausul Take Or Pay pada Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik Antara PT.PLN (Persero) Dengan Pengembang Pembangkit Listrik Swasta. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil Penelitian skripsi ini menunjukan bahwa klausul Take Or Pay merupakan klausul yang menetapkan pembayaran jumlah minimum barang, atau jasa, yang terkait dengan kontrak, terlepas dari apakah jumlah minimum itu terpakai seluruhnya atau tidak. Klausul ini ada untuk memberikan kepastian penyaluran tenaga listrik kepada PT. PLN (Persero) dan disisi lain memberikan jaminan pembayaran atas tenaga listrik yang dihasilkan oleh Pengembang Pembangkit Listrik Swasta.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FH 31 - 23 Qon k | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Power Purchase Agreement, Take Or Pay, Regulation of the Minister of Energy and Mineral Resources Number 10 of 2017. | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > HF5437-5444 Purchasing. Selling. Sales personnel. Sales executives | ||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum > Dasar Ilmu Hukum | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 19 May 2026 02:41 | ||||||
| Last Modified: | 19 May 2026 02:41 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141103 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


