Pengaruh Epigallocatechin Gallate (EGCG) Terhadap Ekspresi MRNA Corticotropin Releasing Factor (CRF) pada Hewan Coba Mencit dengan Kondisi Nicotine Withdrawal

Theresia Florida Damayanti (2022) Pengaruh Epigallocatechin Gallate (EGCG) Terhadap Ekspresi MRNA Corticotropin Releasing Factor (CRF) pada Hewan Coba Mencit dengan Kondisi Nicotine Withdrawal. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
051811133202_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (504kB)
[img] Text (BAB I)
051811133202_BAB I.pdf

Download (120kB)
[img] Text (FULLTEXT)
051811133202_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Nikotin adalah senyawa psikoaktif utama dalam rokok yang bertanggung jawab untuk kecanduan. Penghentian nikotin setelah nikotin kronis menyebabkan gejala nicotine withdrawal sedangkan perilaku seperti kecemasan adalah salah satu gejala afektif. Dalam penghentian nikotin, terjadi peningkatan ekspresi mRNA CRF, yang mengarah pada perilaku seperti kecemasan. EGCG yang merupakan katekin paling banyak dalam teh hijau diketahui dapat mencegah penurunan BDNF yang mengindikasikan bahwa EGCG dapat menghambat disfungsi aksis HPA oleh stres, sehingga EGCG diharapkan dapat menghambat peningkatan CRF pada kondisi putus nikotin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh EGCG terhadap ekspresi mRNA CRF dan gejala afektif pada putus nikotin. Dua puluh delapan mencit jantan ddY dibagi menjadi lima kelompok. Mencit diberikan nikotin kronis selama sepuluh hari (3,35 mg/kg BB, tiga kali sehari). Nicotine withdrawal adalah penghentian pemberian nikotin kronis secara spontan setelah 10 hari nikotin kronis. EGCG 50 mg/kg BB diberikan post-treatment. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengukuran kecemasan seperti perilaku menggunakan EPM dan OFT. Pengujian molekuler dengan PCR bertujuan untuk mengamati perubahan ekspresi mRNA CRF. Dua pengujian perilaku seperti kecemasan menunjukkan bahwa penghentian nikotin secara signifikan meningkatkan perilaku seperti kecemasan. Pengujian molekuler menunjukkan bahwa penghentian nikotin meningkatkan ekspresi mRNA CRF di amigdala dan hipotalamus. Tes OFT menunjukkan bahwa EGCG memiliki kecenderungan untuk menurunkan perilaku seperti kecemasan dan tes EPM menunjukkan bahwa EGCG dapat secara signifikan menurunkan perilaku seperti kecemasan pada kelompok nicotine withdrawal. Selanjutnya, pemberian EGCG pada kelompok nicotine withdrawal menunjukkan penurunan ekspresi mRNA CRF di amigdala. Kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa EGCG 50 mg/kgBB dapat menurunkan gejala afektif dan ekspresi mRNA CRF di amigdala pada nicotine withdrawal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FF 199 - 23 THE p
Uncontrolled Keywords: nicotine withdrawal, EGCG, anxiety, CRF
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmasi Praktis
Creators:
CreatorsNIM
Theresia Florida DamayantiNIM051811133202
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 20 May 2026 01:06
Last Modified: 20 May 2026 01:06
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141141
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item