HASANUDIN (2022) PENGEMBANGAN MODEL PEMBERDAYAAN KELUARGA BERBASIS FAMILY CENTERED CARE TERHADAP TINGKAT KEMANDIRIAN KELUARGA DALAM MENGELOLA GEJALA SISA PADA PASIEN PASCA COVID-19. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
132014153019_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
132014153019_BAB I.pdf Download (56kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
132014153019_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Sindroma pasca COVID-19 adalah kumpulan gejala sisa yang didapat pasien setelah sembuh dari penyakit COVID-19. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model pemberdayaan keluarga berbasis family centered care terhadap tingkat kemandirian keluarga dalam mengelola gejala sisa pada pasien pasca COVID-19. Metode: Penelitian ini memiliki 2 tahap. Tahap pertama analisis faktor menggunakan desain cross-sectional. Besar sampel sebanyak 110 keluarga dan pasien pasca COVID-19 dari Rumah Sakit UNAIR dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diambil adalah faktor keluarga, faktor pasien, faktor tenaga kesehatan, family centered care serta kemandirian keluarga. Instrumen menggunakan kuesioner. Structural equation model partial least square digunakan untuk memvalidasi hipotesis model. Tahap kedua adalah penyusunan modul melalui hasil penelitian tahap 1, Focus Group Discussion (FGD) dan konsultasi pakar. Hasil: Tahap 1, secara signifikan Faktor Keluarga (X1) (T statistik:3.244), Faktor Pasien (X2) (T statistik: 2.530), Faktor Tenaga Kesehatan (X3) (T statistik: 3.006), Family Centered Care (X4) (T statistik: 5.973). Pengetahuan keluarga merupakan indikator yang memberikan kontribusi terbesar dalam mengukur faktor keluarga, sikap merupakan indikator yang memberikan kontribusi terbesar dalam mengukur faktor pasien, enabling merupakan indikator yang memberikan kontribusi terbesar dalam mengukur faktor tenaga kesehatan serta nilai budaya merupakan indikator yang memberikan kontribusi terbesar dalam mengukur Family centered care. Tahap 2 terbentuknya modul pemberdayaan keluarga dalam membantu mengelola gejala sisa pada pasien pasca COVID19. Kesimpulan: Semakin baik faktor keluarga, faktor pasien, faktor tenaga kesehatan serta family centered care maka semakin baik pula tingkat kemandirian keluarga dalam membantu mengelola gejala sisa pada pasien pasca COVID19.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK T.FKP 06 - 23 Has p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Family empowerment, family-centered care, family independence, post-acute COVID syndrome, infectious disease. | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC109-216 Infectious and parasitic diseases R Medicine > RT Nursing |
|||||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > Magister Keperawatan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 21 May 2026 02:38 | |||||||||
| Last Modified: | 21 May 2026 02:38 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141239 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


