WAHYUNING AFIFAH, - (2022) Perlawanan Tokoh Nadia Terhadap Kekuasaan ISIS dalam The Last Girl Karya Nadia Murad. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
122014153002-HAL JUDUL.pdf Download (599kB) |
|
|
Text (BAB 1)
122014153002-BAB 1.pdf Download (93kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
122014153002.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini memanfaatkan pendekatan sosiologi pengarang dari Rene Wellek dan Austin Warren, serta juga memanfaatkan teori praktik sosial Bourdieu yang berfokus pada modal sosial dan budaya sebagai pisau analisisnya. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa habitus yang memiliki sifat bertahan lama tercermin dalam kepercayaan yang diyakini oleh Nadia. Selain itu, practical sens bisa digambarkan melalui kemampuan dalam beradaptasi dengan mayoritas Muslim yang tinggal di Kocho. Hal ini dilakukan karena illusio untuk bisa hidup harmonis tanpa adanya peperangan. Lebih jauh lagi, invasi ISIS yang terjadi pada tahun 2014 menyebabkan penindasan serta kekerasan seksual ekstrim yang dialami Nadia. Nadia melakukan perlawanan dengan menggunakan modal sosial dan budaya yang dimiliki. Akumulasi modal sosial yang baik serta jumlah saudara yang tidak sedikit, memudahkan Nadia untuk meloloskan diri dari penyekapan militan ISIS. Sedangkan akumulasi modal budaya bisa didapatkan dari garis keturunan Ayah Nadia yang merupakan seorang pemimpin Yazidi. Jiwa kepemimpinan dan keberanian menurun kepada sifat Nadia. Selain itu, modal budaya berbentuk kemampuan yang berwujud tercermin dalam kefasihan Nadia menggunakan Bahasa Arab meskipun bahasa keseharian Nadia menggunakan Bahasa Kurdi. Modal budaya berupa kemampuan faktual tercermin pada intelektualitas Nadia yang diwujudkan dalam sebuah karya. Modal budaya berupa kemampuan yang dilembagakan yakni terkait dengan kualitas akademik. Nadia tetap bersekolah meskipun keluarga Nadia hidup dalam garis kemiskinan. Dengan adanya akumulasi modal sosial dan budaya yang baik, Nadia mampu melakukan perlawanan terhadap kekuasaan ISIS serta menyuarakan hak asasi nya untuk mengadili para militan ISIS.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 T.FIB.KSB 02 - 23 Wah p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pendekatan Sosiologi Pengarang, Habitus, Arena, Modal Sosial dan Budaya | |||||||||
| Subjects: | P Language and Literature | |||||||||
| Divisions: | 12. Fakultas Ilmu Budaya > S2 Kajian Sastra dan Budaya | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | |||||||||
| Date Deposited: | 21 May 2026 04:12 | |||||||||
| Last Modified: | 21 May 2026 04:12 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141264 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


