INDRA MULYAWAN / 021910173001, - (2022) ANALISIS FISIK DAN OSTEOGENIK DEMINERALIZED DENTIN MATRIX SPONGE SEBAGAI GUIDED BONE REGENERATION PADA SEL 7F2. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
141811233050 HALAMAN I.pdf Download (528kB) |
|
|
Text (BAB I)
141811233050 BAB I.pdf Download (43kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
141811233050.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Defek atau kehilangan jaringan tulang tulang di regio kepala dan wajah merupakan kasus yang sering terjadi di bidang kedokteran gigi. Dalam dunia medis, penanganan yang sering dilakukan adalah dengan melakukan rekonstruksi, salah satunya menggunakan tandur tulang dengan menggunakan teknik Guided Bone Regeneration (GBR). Teknik ini dilakukan dengan cara memperbaiki defek menggunakan bahan tulang allograft dan selanjutnya melapisi atau menutup bagian tandur tulang tersebut menggunakan membran allograft dengan maksud agar pertumbuhan tulang atau diferensiasi osteogenik host pada daerah defek dalam tandur tulang allograft yang ditandurkan dapat terkonsentrasi dengan baik di bawah perlindungan membran. Bahan membran yang dapat digunakan adalah Bovine Pericardium Collagen Membrane (BPCM) dan Demineralized Dentin Matrix Sponge (DDMS). Tujuan: Penelitian ini bertujuan menemukan bahan GBR allograft alternatif dengan harga murah sebagai bahan untuk membantu proses augmentasi tulang pada defek tulang di regio maksilofasial. Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratoris dengan desain post-test only control group design. Sampel dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok DDMS, kelompok BPCM dan kelompok kontrol positif (sel dan media osteogenik) terhadap sel osteoblas 7F2. Masing-masing kelompok akan dilakukan Uji Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) (Thermo Scientific, Nicolet, iS10), SEM-EDX (FEI, Inspect-S50), dan Uji Viabilitas 7F2 (ImmunoMini NJ-2300, Japan). Marker osteogenik, seperti ALP, OC, OPN, VEGF-a dan FGF-b, diamati dengan ELISA. Data yang diperoleh dianalisis dengan One-way ANOVA. Hasil: DDMS menunjukkan spektrum FTIR dengan beberapa bilangan gelombang sebesar 3267.13 cm-1, 1540.56 cm-1 dan 1080.62 cm-1. BPCM menunjukkan spektrum FTIR dengan bilangan gelombang 2929.2 cm-1, 1548.52 cm-1 dan 1080.83 cm-1. Pengamatan dengan SEM pada kelompok perlakuan seeding cell 24 jam, menunjukkan adanya pertumbuhan sel 7F2 pada permukaan DDMS dan BPCM, 48 jam menjadi lebih banyak, dan pada 72 jam menunjukkan adanya koloni sel 7F2. Berdasarkan hasil uji MTT assay, BPCM dan DDMS tidak bersifat toksik, serta dapat meningkatkan proliferasi sel 7F2. Pada uji osteogenik dengan parameter marker ALP, OC, OPN, VEGF-a dan FGF-b DDMS menunjukkan ekspresi marker osteogenik yang dibutuhkan untuk regenerasi jaringan yang hasilnya tidak berbeda dengan BPCM yang dapat berpengaruh terhadap ekspresi marker osteogenik pada proses regenerasi jaringan. Kesimpulan: DDMS dapat digunakan sebagai alternatif bahan GBR karena secara karateristik bahan sama dengan karateristik BPCM serta memiliki kemampuan meningkatkan faktor diferensiasi osteogenik yang sama dengan BPCM.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK D.FKG 06 - 23 Ind a | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Bone Graft, Bovine Pericardium Collagen Membrane, Demineralized Dentin Matrix Sponge | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry | |||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S3 Ilmu Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 21 May 2026 08:58 | |||||||||
| Last Modified: | 21 May 2026 08:58 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141346 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


