Seger Handoyo, - (2020) KEPEMIMPINAN MERENTANG BATAS: SEBAGAI PRAKTIK AKSELERASI KINERJA PERGURUAN TINGGI. [Pidato Guru Besar] (Unpublished)
|
Text
14.39.PGB.FEB Gubes Rossanto.pdf Download (2MB) |
Abstract
Pertama, “dunia menjadi lebih datar“ saat ini terlebih dengan perkembangan teknologi informasi yang memberikan peluang-peluang untuk bekerja sama dengan siapapun, dimanapun di segala penjuru dunia, kapanpun sepanjang waktu. Pandemi COVID-19 memberikan pelajaran dan pengalaman langsung kepada kita semua bahwa hal itu benar adanya. Kedua, Walaupun perkembangan teknologi informasi yang telah membuat lebih mudah satu orang atau kelompok (internal dan eksternal organisasi) bekerja bersama, namun menciptakan arah atau tujuan bersama, menyelaraskan arah dan tujuan bersama, serta berkomitmen menjalankannya menjadi tantangan kepemimpinan yang lebih besar dari sebelumnya (Harrison, 2011). Pemimpin mempunyai tantangan untuk dapat membongkar sekatsekat ego sektoral, kesombongan identitas diri atau kelompok, dan memegang teguh kepentingan sendiri diatas kepentingan yang lebih besar yang menjadi tembok untuk berkoordinasi dan berkolaborasi. Ketiga, kepemimpinan yang telah dipelajari sejak lama telah berkembang dan menunjukkan paradigma kepemimpinan baru. Kepemimpinan saat ini lebih dipandang sebagai proses sosial yang melibatkan interaksi pemimpin dan orang-orang, sehingga proses mempengaruhi tidak searah dari pemimpin ke bawah atau ke organisasi mitra kerja sama, namun juga berlaku sebaliknya. Tepatlah bila dikatakan kepemimpinan adalah hubungan saling mempengaruhi (Handoyo, 2009). Pemimpin jaman sekarang harus menggunakan secara lebih kuat pendekatan relasional, interdependensi, dan kolaboratif ketika melaksanakan kepemimpinannya. Terakhir, memantau lingkungan internal dan eksternal, memberi makna strategis sembari mencermati kepentingan politis, serta menjalin relasi dan mempengaruhi, merupakan kegiatan penting seorang pemimpin. Praktik kepemimpinan merentang batas akan sangat bermanfaat untuk dipergunakan sebagai panduan melakukan kepemimpinan pembongkar ego sektoral di internal dan membangun kolaborasi dengan eksternal perguruan tinggi untuk memicu bergerak gesit dan berkinerja tinggi.
| Item Type: | Pidato Guru Besar | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Educational leadership | ||||
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ5511.2-6300 Promotion of peace. Peaceful change > JZ5514-5526 Societies, associations, academies, institutes, etc., for peace promotion, research and education L Education > LB Theory and practice of education > LB5-3640 Theory and practice of education > LB2300-2430 Higher education > LB2326.4-2330 Institutions of higher education |
||||
| Divisions: | Pidato Guru Besar > 11. Fakultas Psikologi | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||
| Date Deposited: | 25 May 2026 05:32 | ||||
| Last Modified: | 25 May 2026 05:32 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141496 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


