Muhamad Nafik Hadi Ryandono, - (2023) Pasar Ta’awun: Solusi Kesenjangan Ekonomi Dan Ketidakadilan Pasar. [Pidato Guru Besar] (Unpublished)
|
Text (PIDATO GURU BESAR)
209. Muhamad Nafik_FEB.pdf Download (7MB) |
Abstract
Paradigma pada ekonomi konvensional tentang kebutuhan manusia tidak terbatas dan sumberdaya untuk memenuhinya adalah langka dan terbatas, mengapa paradigma ini terbentuk? Karena pada ekonomi konvensional tidak membedakan antara kebutuhan dan keinginan sehingga melahirkan motif untuk saling memperebutkan sumberdaya dan terciptalah sistem pasar persaingan. Pasar merupakan sarana pertemuan antara penjual dengan pembeli, produsen dan konsumen dan pembentuk harga. Sistem pasar persaingan menjadi sarana pelayanan bagi mereka yang mampu membeli sumberdaya atau komoditas untuk memenuhi kebutuhannya sedangkan mereka yang tidak mampu membeli bukan target dan tidak dilayani. Pada sisi lain pada sistem pasar persaingan tidak ada komoditas gratis bagi mereka yang tidak mampu membeli. Oleh karena itu maka pada sistem pasar persaingan tidak mampu menjawab bagaimana bagi mereka yang tidak mampu membeli komoditas untuk memenuhi kebutuhannya sehingga terjadi kesenjangan ekonomi dan tidak terjadi keharmonisan serta persamaan sosial ekonomi.
| Item Type: | Pidato Guru Besar | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | - | ||||
| Uncontrolled Keywords: | Pasar Ta’awun; Kesenjangan Ekonomi; Ketidakadilan Pasar | ||||
| Subjects: | H Social Sciences > HC Economic History and Conditions > HC10-1085 Economic history and conditions | ||||
| Divisions: | Pidato Guru Besar > 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | sugiati | ||||
| Date Deposited: | 29 May 2026 04:26 | ||||
| Last Modified: | 29 May 2026 04:26 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141675 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


