Ramadhan Pramudya Vidarta Sukma Wijaya (2022) Analisis Hubungan Keparahan Trauma Wajah Menggunakan Metode Penilaian Fiss (Facial Injury Severity Score) Dengan Karakteristik Pasien Di Rumah Sakit Gigi Dan Mulut Pendidikan Universitas Airlangga Tahun 2020-2022. Other thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021618016304_HALAMAN JUDUL.pdf Download (519kB) |
|
|
Text (BAB I)
021618016304_BAB I.pdf Download (112kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021618016304_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Trauma wajah masih menjadi salah satu masalah utama kesehatan dunia dengan angka kejadian tinggi dan memiliki persentase besar sebagai kasus yang ditangani rumah sakit. Tingkat keparahan trauma wajah dipengaruhi mekanisme trauma, daya benturan, arah benturan dan lokasi anatomi sehingga perlu dipertimbangkan dalam pemeriksaan dan manajemen tatalaksananya oleh ahli bedah. Etiologi dan karakteristik pasien juga berpengaruh dalam pemeriksaan. Sistem FISS (Facial Injury Severity Score) dapat mengukur tingkat keparahan trauma wajah dengan efektif, sederhana, dan memiliki nilai prediktif untuk pemeriksaan. Hasil pemeriksaan yang lengkap dapat membantu merencanakan manajemen trauma wajah dengan tepat untuk mendapatkan perawatan terbaik di rumah sakit Tujuan: Menganalisis hubungan keparahan trauma pada wajah menggunakan metode penilaian FISS dengan karakteristik pasien di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) Universitas Airlangga Surabaya tahun 2020-2022. Metode: penelitian ini adalah studi retrospektif crossectional dengan menggunakan data sekunder rekam medis pasien trauma wajah RSGMP Universitas Airlangga periode tahun 2020-2022 dengan total sampling sebanyak 74 pasien. Karakteristk pasien di bedakan menurut jenis kelamin, kelompok usia dan etiologi trauma wajah. Tingkat keparahan di hitung dan di klasifikasikan menggunakan Sistem FISS. Analisis korelasi menggunakan Spearman's Correlation test yang signifikan jika P-Value <0,05. Hasil: Tingkat keparahan trauma wajah menurut FISS berhubungan dengan usia (P-Value 0,036), tidak berhubungan dengan jenis kelamin (P-Value 0,128) dan etiologi (P-Value 0,638). Kesimpulan: Tingkat keparahan trauma wajah berhubungan dengan usia pasien, namun tidak dengan jenis kelamin dan etiologi. Jumlah sampel dan data yang belum banyak menjadi kelemahan pada penelitian ini sehngga perlu penelitian lebih prospektif dan multisenter selanjutnya.
| Item Type: | Thesis (Other) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FKG.BMM 08 - 23 Ram a | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Trauma wajah, keparahan, FISS, usia, jenis kelamin, etiologi , Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan. | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry | |||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > Oral and Maxilofacial Surgery (Spesialis) | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 04:37 | |||||||||
| Last Modified: | 15 Jun 2026 04:37 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142462 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


