Prevalensi Nyeri Orofasial pada Pasien dengan Gigi Impaksi Molar Ketiga Rahang Bawah di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Universitas Airlangga

Ristanty Ayu Dwi Uzmayana (2022) Prevalensi Nyeri Orofasial pada Pasien dengan Gigi Impaksi Molar Ketiga Rahang Bawah di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Universitas Airlangga. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
021911133079_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (4MB)
[img] Text (BAB I)
021911133079_BAB I.pdf

Download (112kB)
[img] Text (FULLTEXT)
021911133079_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar Belakang: Nyeri orofasial merupakan nyeri pada jaringan keras dan lunak di sekitar mata, telinga, kepala, leher, wajah, dan nyeri di dalam rongga mulut. Menurut faktor penyebabnya, nyeri orofasial dapat disebabkan karena faktor gangguan pada gigi dan penyebab non dental. Gigi impaksi molar ketiga rahang bawah menjadi penyebab paling umum nyeri orofasial. Di Surabaya, Indonesia masih belum ada penelitian mengenai nyeri orofasial pada gigi impaksi molar ketiga rahang bawah. Hal inilah yang mendasari penulis melakukan penelitian mengenai nyeri orofasial pada pasien dengan gigi impaksi molar ketiga rahang bawah di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGM-P) Universitas Airlangga. Tujuan: Untuk mengetahui prevalensi nyeri orofasial pada gigi impaksi molar ketiga rahang bawah di (RSGM-P) Universitas Airlangga. Metode: Pada penelitian ini menggunakan data rekam medis pasien nyeri orofasial dengan gigi impaksi molar ketiga rahang bawah di RSGM-P Universitas Airlangga dari Januari 2019-Desember 2021. Hasil data diolah dan dianalisis berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sampel. Hasil: Prevalensi nyeri orofasial di RSGM-P Universitas Airlangga pada periode Januari 2019-Desember 2021 yakni sebesar 32,9% dengan kelompok terbanyak pada pasien usia 17-25 tahun (49,4%), jenis kelamin perempuan (64%), klasifikasi IIA (61,6%), tipe angulasi mesioangular (46,6%), posisi akar gigi molar ketiga dengan canalis mandibularis klasifikasi tipe III (42,9%), dan disertai keluhan perikoronitis (44,9%). Kesimpulan: Nyeri orofasial sering terjadi pada pasien dengan usia 17-25 tahun, jenis kelamin perempuan, klasifikasi IIA, tipe angulasi mesioangular, posisi akar gigi molar ketiga dengan canalis mandibularis pada klasifikasi tipe III, dan disertai keluhan perikoronitis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FKG 96 - 23 RIS p
Uncontrolled Keywords: Impacted mandibular third molars, Classification of impacted teeth, Proximity of the mandibular third molar roots to the mandibular canal, Orofacial pain
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM
Ristanty Ayu Dwi UzmayanaNIM021911133079
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDavid Buntoro KamadjajaNIDN0012026504
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 19 Jun 2026 01:41
Last Modified: 19 Jun 2026 01:41
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142679
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item