Prof. Dr. Heygster, -
(1959)
Psychopathological Considerations About The Human.
[Pidato Guru Besar]
(Submitted)
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Pidato Guru Besar)
184. 10.189.PGB.FK Prof. Dr. Heygster.pdf
Download (4MB)
|
Abstract
Pidato pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Heygster pada Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga tahun 1959 membahas dimensi psikopatologis manusia dengan pendekatan ilmu psikiatri, neurologi, dan sejarah kedokteran. Dalam pidato ini, Heygster menekankan bahwa universitas bukan sekadar tempat pengajaran, melainkan pusat penelitian dan refleksi tentang hakikat manusia. Ia menyoroti peran otak frontal dalam menjaga integritas fungsi kepribadian, serta bagaimana cedera pada bagian ini dapat menimbulkan gangguan impuls dan disintegrasi struktur kepribadian. Analisis klinis terhadap ratusan pasien dengan cedera otak frontal menunjukkan bahwa sindrom frontal tidak hanya memengaruhi fungsi dasar seperti persepsi dan memori, tetapi juga menyentuh inti eksistensi manusia: individualitas, kebebasan mengambil keputusan, dan kemampuan kreatif. Heygster mengaitkan temuan neurologis dengan refleksi filosofis tentang makna manusia, menekankan bahwa meskipun manusia adalah makhluk biologis, ia memiliki kapasitas unik untuk refleksi diri, penciptaan budaya, dan keyakinan spiritual. Pidato ini menjadi kontribusi penting dalam menghubungkan ilmu kedokteran dengan filsafat dan antropologi, serta menegaskan bahwa hakikat manusia tidak dapat dipahami hanya dari aspek biologis, melainkan juga dari dimensi psikospiritual dan budaya.
Actions (login required)
 |
View Item |