Pengaruh Terapi Oksigen Hiperbarik Terhadap Penurunan Antibodi Anti dsDNA, MDA, IL-6 Dan Peningkatan TGF-b Pada Mencit BALB/c Model Nefritis Lupus

INDRI DWI MURBANI (2022) Pengaruh Terapi Oksigen Hiperbarik Terhadap Penurunan Antibodi Anti dsDNA, MDA, IL-6 Dan Peningkatan TGF-b Pada Mencit BALB/c Model Nefritis Lupus. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011914153002_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
011914153002_BAB I.pdf

Download (507kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011914153002_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Nefritis lupus ditandai dengan gangguan fungsi ginjal dengan ekspresi sitokin proinflamasi. Terapi farmakologis memiliki risiko toksisitas. Terapi OHB meningkatkan sirkulasi mikro, memfasilitasi difusi oksigen dari pembuluh darah kapiler ke jaringan. Terapi OHB sebagai alternatif terapi untuk nefritis lupus belum banyak diteliti. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai kadar MDA, IL-6, TGF-b dan antibodi anti dsDNA setelah terapi OHB pada mencit model nefritis lupus dengan menggunakan Mus musculus BALB/c betina yang diberi injeksi pristane. Hipotesis pada penelitian ini adalah terapi OHB dapat menurunkan kadar MDA, IL-6 dan antibodi anti dsDNA serta meningkatkan TGF-b pada mencit model nefritis lupus. Metode: Penelitian eksperimental ini menggunakan “randomized post test only control group design”. Mencit dibagi menjadi 3 kelompok (n = 8, tiap kelompok), kelompok 1 adalah kontrol negatif (injeksi NS), kelompok 2 sebagai kontrol positif (injeksi pristane), kelompok 3 adalah perlakuan (injeksi pristane dan terapi OHB). Terapi OHB menggunakan “animal chamber” dengan menghisap O2 100% pada tekanan 2,4 ATA 3 kali 30 menit dengan interval 2 kali 5 menit menghirup udara biasa (tiap sesi) selama 10 hari berturut-turut. Kadar kadar MDA, IL-6, TGF-b dan antibodi anti dsDNA setelah terapi OHB diperiksa dengan ELISA. Data dianalisis statistik dengan SPSS versi 24.0. Hasil: Rerata kadar antibodi anti dsDNA, MDA dan IL-6 pada kelompok perlakuan lebih rendah dari kontrol positif dan berbeda bermakna (p<0,05). Kadar TGF-b kelompok kelompok perlakuan lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol positif dan berbeda bermakna (p<0,05). Kesimpulan : Terapi OHB dapat menurunkan kadar antibodi anti dsDNA, MDA dan IL-6 serta meningkatkan TGF-b mencit model nefritis lupus yang diberi terapi OHB.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK T.FK.KD 03 - 23 Ind p
Uncontrolled Keywords: HBO therapy, lupus nephritis, pristane
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Magister Ilmu Kedokteran Dasar
Creators:
CreatorsNIM
INDRI DWI MURBANINIM011914153002
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSOETJIPTONIDN195002171978031002
Thesis advisorTITUT HARNANIK13689/P
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 23 Jun 2026 01:42
Last Modified: 23 Jun 2026 01:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142867
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item