Dampak Tingginya Arus Imigran Afrika Utara Terhadap Ideologi Laïcité Perancis

Muhamad Rayandra Mahardika Prayasentana, - (2022) Dampak Tingginya Arus Imigran Afrika Utara Terhadap Ideologi Laïcité Perancis. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
071811233079_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (551kB)
[img] Text (BAB I)
071811233079_BAB I.pdf

Download (280kB)
[img] Text (FULLTEXT)
071811233079_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Fenomena globalisasi telah mengantarkan dunia kepada perubahan yang fundamental. Salah satu perubahan tersebut adalah kemudahan mobilisasi antar wilayah berdaulat. Kenyataan ini berdampak kepada diaspora imigran yang disebabkan oleh tingginya arus perpindahan internasional. Konstentrasi imigran di suatu negara dapat dilihat sebagai hal yang positif, seperti meningkatkan laju pembangunan, berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan lain sebagainya. Namun, kehadiran mereka pun dilihat mampu memberikan dampak negatif, seperti merubah identitas negara. Perancis merupakan negara destinasi populer bagi para imigran, terlebih masyarakat kawasan Afrika Utara. Tingginya influks imigran Afrika Utara ke Perancis disebabkan oleh berbagai faktor, seperti konflik internal negara-negara Afrika Utara, hingga permintaan untuk memenuhi defisit sumber daya manusia Perancis. Kenyataan ini mendorong tingginya jumlah imigran Afrika Utara di metropolitan Perancis. Para imigran Afrika Utara yang datang tidak semata-mata hanya membawa diri mereka saja, tetapi juga berbagai atribut yang melekat, seperti identitas dan kultur yang kontras dengan kontur masyarakat Perancis. Kenyataan ini menjadi permasalahan baru, karena kehadiran mereka dianggap sebgai ‘challenger’ dari eksistensi Laïcité. Laïcité merupakan pusat dari segala kehidupan bermasyarakat dan berbangsa masyarakat Perancis, menjadikan Laïcité sebagai bagian dari pedoman, kultur, norma, dan identitas negara. Ketegangan interaksi antara imigran Afrika Utara dan Laïcité menyebabkan Laïcité mengalami perubahan, yakni menjadi percabangan baru dari Sekulerisme yang radikal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FISIP.HI.33/22 Muh d
Uncontrolled Keywords: Imigran, Laïcité, Perubahan Identitas
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsNIM
Muhamad Rayandra Mahardika Prayasentana, -NIM071811233079
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorBAIQ LEKAR SINAYANG WW, -NIDN0031036404
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 25 Jun 2026 03:27
Last Modified: 25 Jun 2026 03:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143071
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item