Andityo Sidohutomo (2022) Hubungan Kelainan Mata Yang Mendasari, Status Tajam Penglihatan Dan Karakteristik Dengan Pemilihan Alat Bantu Optik Pada Anak Dengan Low Vision Di RSUD Dr Soetomo Surabaya. Other thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011828016303_HALAMAN JUDUL.pdf Download (661kB) |
|
|
Text (BAB I)
011828016303_BAB I.pdf Download (112kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011828016303_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Rehabilitasi low vision yang efektif dimulai saat anak mengalami kesulitan mengerjakan tugas-tugas visual rutin. Rehabilitasi visual harus mempertimbangkan tingkat fungsi, tujuan realistis rehabilitasi dan variasi alat bantu yang sesuai, termasuk pemilihan alat bantu optik, non optik maupun elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait hubungan karakteristik dan kelainan mata yang mendasari dengan pemilihan alat bantu optik serta perbedaan status tajam penglihatan sebelum dan sesudah pemilihan alat bantu optik pada anak dengan low vision di RSUD Dr Soetomo Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain kohort retrospektif menggunakan data rekam medis anak dengan low vision di RSUD Dr. Soetomo selama tiga tahun (2018-2020). Penelitian ini menganalisis hubungan karakteristik (jenis kelamin, usai, tingkat pendidikan dan riwayat intervensi) dan kelainan mata yang mendasari dengan pemilihan alat bantu optik menggunakan uji Chi Square serta perbedaan status tajam penglihatan sebelum dan sesudah pemilihan alat bantu optik dengan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara karakteristik (jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan dan riwayat intervensi) dan kelainan mata yang mendasari dengan pemilihan alat bantu optik (p>0,05). Terdapat perbedaan status tajam penglihatan sebelum dan sesudah pemilihan alat bantu optik dengan selisih minimal 0.1logMAR, serta terdapat penurunan logMAR yang berarti peningkatan tajam penglihatan pada seluruh sampel anak dengan low vision yang berjumlah 72 anak sesudah pemilihan alat bantu optik (p<0,05) Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara karakteristik dan kelainan mata yang mendasari dengan pemilihan alat bantu optik dan terdapat perbedaan status tajam penglihatan sebelum dan sesudah pemilihan alat bantu optik.
| Item Type: | Thesis (Other) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.KM 21 - 23 And h | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | anak dengan low vision, pemilihan alat bantu optik, status tajam penglihatan, kelainan mata yang mendasari | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RE Ophthalmology | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Mata | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 06:19 | |||||||||
| Last Modified: | 02 Jul 2026 06:19 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143434 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


