ANDREAS PRATAMA NUGRAHA, - (2022) Perbandingan Ekspresi Runt Related Transcription Factor-2 Dan Osterix Pada Kultur Human-Umbilical Cord Mesenchymal Stem Cell Pasca Paparan Scaffold Freeze Dried Bovine Bone Dan Deproteinized Bovine Bone Mineral. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
021618016302-HAL JUDUL.pdf Download (197kB) |
|
|
Text (BAB 1)
021618016302-BAB 1.pdf Download (53kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021618016302.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Tindakan rekonstruksi defek tulang di regio oral dan maksilofasial merupakan tantangan bagi ahli bedah mulut dan maksilofasial. Autograft yang merupakan gold standard untuk rekonstruksi defek menyebabkan donor site morbidity. Rekonstruksi menggunakan Scaffold Xenograft telah banyak dilakukan dengan Deproteinized Bovine Bone Mineral (DBBM) dengan kekurangan berupa potensi osteoinduktif yang masih diragukan. Pengembangan material Freeze Dried Bovine Bone Scaffold dengan atau tanpa deselularisasi (FDBB dan dc-FDBB) dilakukan karena memiliki potensi osteoinduktif. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan potensi osteoinduktif antara FDBB, dc-FDBB dan DBBM yang dipaparkan pada Human Umbilical Cord Mesenchymal Stem Cell (hUCMSC) melalui ekspresi gen RUNX2 dan OSX yang merupakan gen penanda aktivitas osteodiferensiasi Metode : Jenis penetlian adalah eksperimental laboratoris dengan memaparkan kultur sel hUCMSC pada conditioned medium (CM) scaffold FDBB, dc-FDBB dan DBBM. Pembuatan CM dengan rasio Scaffold : medium normal adalah 3:7. Ekspresi gen OSX dan RUNX2 diamati secara kuantitatif menggunakan RT-PCR pada hari ke-6 dan hari ke-12. Analisis distribusi data menggunakan Kolmogorov- Smirnoff dan uji homogenitas dengan Levene‟s test. Analisis data parametrik selanjutnya menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dilanjutkan dengan uji post hoc Tuckey HSD (p<0.05) Hasil : Terdapat perbedaan signifikan pada ekspresi RUNX2 dan OSX pada seluruh kelompok penelitian (p<0.05). Ekspresi RUNX2 pada FDBB meningkat secara signifikan pada hari ke-12 dibandingkan dc-FDBB dan DBBM (p<0.05). Ekspresi OSX paling tinggi pada kelompk control positif dan lebih signifikan dibamdingkan kelompok perlakuan (p<0.05). Ekspresi OSX mengalami penurunan pada hari ke-12 tanpa ada perbedaan signifikan antar kelompok perlakuan. Kesimpulan : FDBB Memiliki potensi osteoinduktif lebih paling tinggi pada ekspresi RUNX2 tetapi tidak pada ekspresi OSX yang cenderung mengalami penurunan pada hari ke-12.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK T.FK.KK 09 - 23 And p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | FDBB, DBBM, osteoinduktif, RUNX2, OSX. | |||||||||
| Subjects: | R Medicine | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 03:23 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Jul 2026 03:23 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143550 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


