Yuliana Kurniawati (2017) Analisis Ekspresi Minichromosome Maintenance-2 (Mcm-2) Dan Cyclin D1 Pada Meningioma. Doctoral thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (FULLTEXT)
10. YULIANA KURNIAWATI.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (322kB) |
Abstract
Latar belakang : Derajat histopatologi meningioma menurut WHO berhubungan dengan kekambuhan dan prognosis. Meningioma derajat II dapat sulit dibedakan dengan derajat I khususnya pada kasus dengan mitosis yang sulit diidentifikasi dan bergantung pada pengamatan subjektif. MCM-2 dan Cyclin D1 berperan dalam siklus sel dan telah dilaporkan terekspresi berlebihan pada banyak neoplasma ganas Tujuan : Untuk menganalisis ekspresi MCM-2 dan Cyclin D1 pada meningioma derajat I, II, dan III serta hubungan antara ekspresi MCM-2 dan Cyclin D1 pada derajat histopatologi meningioma. Metode : Studi analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah 25 blok parafin pasien meningioma di RSUD Dr. Soetomo Surabaya antara tahun 2012-2016 yang dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu meningioma derajat I, II, dan III. Dilakukan pulasan imunohistokimia dengan antibodi MCM-2 dan Cyclin D1. Ekspresi MCM-2 dan Cyclin D1 dinilai berdasarkan persentase sel tumor yang terpulas positif pada inti. Perbedaan ekspresi MCM-2 dianalisis dengan uji Brown-Forsythe dan Games-Howell. Perbedaan ekspresi Cyclin D1 dianalisis dengan uji Oneway ANOVA dan Tukey HSD. Korelasi antara ekspresi MCM-2 dan Cyclin D1 pada meningioma dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil : Terdapat perbedaan bermakna ekspresi MCM-2 pada meningioma derajat I, II, dan III (p=0,000). Terdapat perbedaan bermakna ekspresi Cyclin D1 antara meningioma derajat I dan II serta derajat I dan III (p<0,050), tetapi tidak terdapat perbedaan ekspresi Cyclin D1 antara meningioma derajat II dan III (p>0,050). Terdapat korelasi positif antara ekspresi MCM-2 dan ekspresi Cyclin D1 pada semua derajat meningioma (rs=0,683, p=0,000). Kesimpulan : MCM-2 dapat digunakan untuk membedakan meningioma derajat I, II, dan III. Cyclin D1 dapat membedakan meningioma derajat I dan II serta derajat I dan III tetapi tidak dapat membedakan derajat II dan III. Peningkatan ekspresi MCM-2 seiring dengan peningkatan ekspresi Cyclin D1 pada semua derajat meningioma.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Meningioma, MCM-2, Cyclin D1 | ||||||
| Subjects: | Q Science > QM Human anatomy | ||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Patologi Anatomi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dwi Marina | ||||||
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 04:00 | ||||||
| Last Modified: | 07 Jul 2026 04:00 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143649 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


