Keakuratan Penggunaan Vita Shade Guide Untuk Menentukan Warna Gigi Sentral Insisifus Ras Deuturo Melayu Di Indonesia Dengan Pengukuran CIE_L*a*b*

Alvin Tjiptarahardja, drg. (2017) Keakuratan Penggunaan Vita Shade Guide Untuk Menentukan Warna Gigi Sentral Insisifus Ras Deuturo Melayu Di Indonesia Dengan Pengukuran CIE_L*a*b*. Doctoral thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (FULLTEXT)
16. Alvin Tjiptarahardja.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (390kB)
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar Belakang : Warna gigi termasuk hal yang terpenting bagi kalangan umum, dan seiring waktunya berjalan perbedaan warna gigi semakin tidak dapat ditoleransi. Dalam pembuatan gigi palsu kita juga sering mengalami kendala dalam membuat gigi palsu yang cocok dengan gigi tetangga terutama kasus insisif pertama. Warna merupakan sesuatu yang subjektif karena tidak dapat diukur. Alat penentu warna yang digunakan di dunia kedokteran gigi di Indonesia maupun diluar negeri umumnya menggunakan Vita Shade Guide. Namun Vita Shade Guide di produksi di eropa dengan menggunakan sampel gigi orang eropa. Pada penentuan warna yang lebih detail umumnya digunakan pengukuran CIE_L*A*B* namun kedokteran gigi masih tidak umum dalam menggunakan cara tersebut. Sejak 2016 kelompok Bioemulation membuat protokol elaboraid yang memasukkan teknik CIE_L*A*B* kedalam dunia kedokteran gigi sehingga dapat merubah persepsi warna yang subjektif menjadi lebih objektif. Tujuan : Untuk mengetahui apakah Vita Shade Guide cocok digunakan kepada populasi deuturo melayu di Indonesia. Material dan Methode : 155 Kandidat yang dikelompokkan kedalam umur 18-21. Dilakukan pengambilan foto dengan menggunakan protocol terstandardisasi dengan menggunakan kamera SLR Nikon D7100 dan ring flash sigma EM14DG beserta dengan polar eyes. Gigi anterior difoto dengan menggunakan bantuan graycard dan disimpan dalam RAW file. Raw file yang telah didapat diproses dengan menggunakan Lightroom agar setiap foto yang diambil mempunyai hasil terstandard sehingga bisa dibandingkan dengan satu dengan yang lain. Dari data foto yang ada warna gigi dikonversikan menjadi angka CIE_L*A*B*, dengan begitu kita dapat mendapatkan hasil warna yang objektif. Result : Dari data dapat dilihat ΔE dibawah 2 sebanyak 13, ΔE dibawah 3, 76, ΔE dibawah 4, 138, dan ΔE diatas 4 sebanyak 17. Kesimpulan : Penentuan Vita Shade Guide kurang akurat dalam menentukan warna populasi deuturo melayu di Indonesia. Dari 155 kandidat yang dilakukan pengecekan hanya 8 % kandidat yang memiliki kemiripan relatif tinggi atau ΔE <2.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Warna gigi, elaboraid, shade guide, pengambilan warna, dental photography.
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK641-667 Prosthetic dentistry. Prosthodontics
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > Prosthodontics
Creators:
CreatorsNIM
Alvin Tjiptarahardja, drg.NIM0214180876304
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSoekobagionoNIDN0015125404
Thesis advisorHanoem EkaNIDN0002115404
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 07 Jul 2026 05:21
Last Modified: 07 Jul 2026 05:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143659
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item