Hubungan Penggunaan Gigi Sebagai Alat dan Tradisi Nitik terhadap Keausan Gigi pada Perajin Kayu dan Bambu di Desa Pandanwangi

Arika Kartika Putri, - (2022) Hubungan Penggunaan Gigi Sebagai Alat dan Tradisi Nitik terhadap Keausan Gigi pada Perajin Kayu dan Bambu di Desa Pandanwangi. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
071811733008 HALAMAN I.pdf

Download (192kB)
[img] Text (BAB I)
071811733008 BAB I.pdf

Download (151kB)
[img] Text
071811733008.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Sejak masa nenek moyang, penggunaan gigi sangat bervariasi mulai dari penggunaan untuk pemrosesan makanan, kultural praktis, dan penggunaan gigi sebagai alat. Intensitas penggunaan gigi yang terlalu sering baik dalam hal dietary maupun habit akan mempengaruhi bentuk dari gigi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan penggunaan gigi sebagai alat terhadap keausan gigi pada perajin kayu dan bambu di Desa Pandanwangi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah perajin kayu dan bambu yang memiliki usia 32-77 tahun yang berjumlah 70 orang. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta pengukuran pada gigi responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam tulisan ini adalah Chi-square yang bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gigi sebagai alat dan tradisi nitik terhadap keausan gigi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keausan gigi lebih banyak dialami oleh responden dengan jenis kelamin laki-laki daripada perempuan. Pada responden lanjut usia memiliki tingkat keparahan keausan gigi yang tinggi dibandingkan dengan usia yang produktif. Selain itu, keausan gigi banyak ditemukan pada perajin kayu dan bambu yang mengonsumsi makanan bertekstur keras. Perajin yang memiliki kebiasaan menggigit paku dan pulpen memiliki lesi pada gigi incisor. Simpulan dari penelitian ini adalah keausan gigi pada perajin kayu disebabkan oleh usia, jenis kelamin, dan jenis makanan, jadi tidak ada hubungan antara kebiasaan penggunaan gigi dan tradisi nitik dengan keausan gigi pada perajin kayu dan bambu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FISIP.A 38 - 23 Ari h
Uncontrolled Keywords: Keausan gigi, Menggigit paku, Tuak, Makanan keras
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN451-477.7 Intellectual life Including communication, recreation, philosophy, religion, knowledge, etc.
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsNIM
Arika Kartika Putri, -NIM071811733008
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMYRTATI DYAH ARTARIA, -NIP196701301991032002
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 06 Aug 2026 08:53
Last Modified: 06 Aug 2026 08:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143822
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item