Aulady Qibtiyah (2018) Perbedaan Daya Antibakteri Ekstrak Kulit Buah Kakao (Theobroma Cacao L.) Dan Clorhexidine Gluconate 2% Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (FULLTEXT)
54.SKRIPSI AULADY QIBTIYAH 021511133028.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (437kB) |
Abstract
Latar belakang: karies yang tidak dirawat dapat mengakibatkan penyebaran bakteri sehingga terjadi infeksi pada saluran akar, bakteri yang berperan adalah bakteri gram positif dan 20% dari itu merupakan bakteri Staphylococcus aureu.Jika terjadi infeksi saluran akar maka perlu dilakukan perawatan saluran akar, salah satu prinsip yang penting pada perawatan saluran akar adalah irigasi yang berfungsi untuk membunuh bakteri yang ada pada saluran akar. Salah satu bahan antibakteri yang digunakan untuk irigasi saluran akar adalah Clorhexidine gluconate 2%, namun efektivitas dari bahan tersebut dapat berkurang karena pH saliva yang rendah sehingga perlu dilakukan penelitian pada ekstrak kulit buah kakao karena kandungan antibakterinya.Tujuan:Untuk menjelaskan perbedaan daya antibakteri ekstrak kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) dan Clorhexidine gluconate2% terhadap bakteri Staphylococcus aureus.Metode:bakteri Staphylococcus aureus dikultur pada media muller hinton agar kemudian meletakkanpapper disc pada 3 bagian sesuai dengan perlakuan lalu bahan yang digunakan pada penelitian ini diteteskan pada masing-masing papper disc tersebut. Kemudian diukur diameter zona hambat yang terbentuk pada ketiga perlakuan. Data dianalisa menggunakan kruskal wallis dan mann whitney. Hasil: terdapat perbedaan diameter zona hambat yang signifikan pada ketiga perlakuan. Simpulan: daya antibakteri ekstrak kulit buah kakao 8% lebih tinggi dibandingkan dengan Clorhexidine gluconate 2% terhadap bakteri Staphylococcus aureus.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ekstrak kulit buah kakao, clorheidine gluconate 2%,staphylococcus aureus, antibakteri, difusi, diameter zona hambat. | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry | |||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dwi Marina | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 00:36 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Jul 2026 00:36 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143841 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


