Ghadis Ghashani Atrasinar, - and Herdina Indrijati, - (2026) Pemaknaan Self-Esteem pada Emerging Adult dalam Konteks Upward Social Comparison di Media Sosial. Repository Universitas Airlangga. (Unpublished)
|
Text (Artikel Ilmiah)
Artikel Ilmiah Ghadis Ghashani Atrasinar.pdf Download (248kB) |
Abstract
Media sosial visual seperti Instagram dan TikTok telah bergeser dari sekadar sarana komunikasi menjadi ruang konstruksi identitas yang terkurasi, sehingga setiap unggahan orang lain berpotensi menjadi tolok ukur evaluasi diri bagi penggunanya (Goffman, 1959). Kondisi ini menghadirkan fenomena Upward Social Comparison, yaitu kecenderungan individu membandingkan dirinya dengan orang lain yang dipersepsikan lebih unggul (Festinger, 1954), yang secara empiris terbukti berhubungan dengan penurunan self-esteem (Jan, Soomro, & Ahmad, 2017; Hasanati & Aviani, 2020). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana emerging adult memaknai self-esteem mereka dalam konteks pengalaman Upward Social Comparison di media sosial. Penelitian menggunakan desain studi kasus instrumental multi-kasus dengan tiga partisipan berusia 21–22 tahun yang merupakan pengguna aktif media sosial visual dan memiliki pengalaman langsung melakukan Upward Social Comparison yang berdampak pada penilaian diri. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur mendalam dan dianalisis menggunakan prosedur thematic analysis (Braun & Clarke, 2006) yang diintegrasikan dengan kerangka koding Social Comparison Theory (Festinger, 1954), mencakup identifikasi target, arah, dan domain perbandingan, serta respons afektif dan implikasinya terhadap self-esteem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan self-esteem bersifat sangat individual dan kontekstual: satu partisipan hanya mengalami guncangan pada lapisan self-evaluation performatif sementara self-worth-nya tetap stabil; partisipan lain merasakan dampak yang lebih invasif pada dimensi finansial hingga memengaruhi keputusan konsumsi hariannya; dan satu partisipan mengalami guncangan paling eksistensial berupa pertanyaan tentang validitas pilihan hidup sebagai perantau. Ketiga partisipan mengembangkan strategi koping yang berbeda namun sama-sama fungsional, serta menunjukkan pola pergeseran sumber evaluasi diri dari ekstrinsik menuju intrinsik sebagai penanda rekonstruksi self-esteem yang lebih sehat. Kata kunci: self-esteem, Upward Social Comparison, media sosial, emerging adult, studi kasus instrumental
| Item Type: | Article | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | self-esteem, Upward Social Comparison, media sosial, emerging adult, studi kasus instrumental | ||||||
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF660-685 Comparative Psychology | ||||||
| Divisions: | 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Depositing User: | Ghadis Ghashani Atrasinar | ||||||
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 01:04 | ||||||
| Last Modified: | 16 Jul 2026 01:04 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143961 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


